Menampilkan: 51 - 60 dari 165 HASIL
Kecelakaan

Laka Lantas Di Ambon Tiga Korban Meninggal Dunia

Ambon,beritasumbernews.com
Terjadi Kaka Lantas berujung maut di Kota Ambon tepatnya di jln raya Jan Pais Kec. Sirimau Kota Ambon, pada pukul 23 : 30 Wit. Rabu 24/08/2022

Laka Lantas ini di jelaskan Kasi Humas Polresta Ambon kepada wartawan di Ambon menjelaskan bahwa” laka lantas tersebut antara kendaraan SMRD Honda Beat DE 2431 LN dengan kendaraan SMRD Yamaha Mio Gir DE 5071 NP. Terang Moyo

Lanjutnya” Identitas pengndara SMRD Yamaha Mio Gir DE 5061 NP yakni” Sugio Domi Likumahwa (30), dengan boncengannya Melvianti Malioy (35).

Sementara pengendara SMRD Honda Beat DE 2431 LN yakni” Ensi Manuhutu (17), dan boncengannya Rein Tamaela (15) seorang pelajar.

Kata Moyo” berdasarkan data yang berhasil di himpun dari pengendara sepeda motor Yamaha Mio Gir bahwa pada awalnya Pengendara SMRD Mio Gir Bersama Boncengan bergerak dari arah Bank BPDM hendak menuju kearah Trikora.

Lanjutnya” Dan sesampainya di TKP di jln Jaan Pais tepatnya di Perempatan Hotel Amboina, pngendara SMRD Yamaha Mio Gir kaget dengan Kendaraan SMRD Honda Beat DE 2431 LN bersama Boncengan yang bergerak dengan kecepatan tinggi dari Arah PGRI hendak Menuju Arah polsek sirimau dan Langsung menabrak Pengendara Yamaha Mio Gir.

Akibat dari tabrakan tersebut kedua pengendara bersama Boncengan terjatuh dan mengalami luka-luka sehingga Pengendara yamaha mio gir bersama Boncengannya di Larikan ke Rumah Sakit GPM Ambon untuk mendapat penanganan medis.

Sedangkan Pengendara SMRD Honda Beat bersama Boncengannya di Larikan ke Rumah Sakit TNI AD( RST) untuk mendapat penanganan medis.

Dan sesampainya di RST pengendara SMRD Honda Beat Ensi Manuhutu dinyatakan sudah Meninggal Dunia (MD), Sendangkan untuk Boncengannya Rein Tamaela beberapa saat kemudian Meninggal Dunia ( MD ) juga.

Pengendra SMRD Honda Beat bersama Boncengan sudah terpengaruh minuman beralkohol saat mengendrai Kendaraan, dan Sekitar pukul 10.00 wit korban melvianti melioy MD di RS. Tutup Moyo (Rdks)

Kecelakaan

Akibat Di Pengaruhi Miras Mobil Avanza Menabrak Satu KRD Di Poka, Dan Terbalik

Poka,beritasumbernews.com,Akibat sudah di pengaruhi minuman keras (miras) satu unit mobil Avanza DE 1706 LT warnah putih hilang kendali dan menabrak satu kendaraan roda dua.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02 : 30 Wit dini hari tadi, dengan pengemudi atas nama Fauzi Lestaluhu (23) sempat melarikan diri usai terbalik dengan mobil, namun akhirnya sudah menyerahkan diri. Kamis 25/08/2022

Informasi yang di terima media ini pagi tadi, mobil Avanza tersebut bermuatan lima orang diantaranya empat perempuan dan satu laki – laki.

Berdasarkan kronologis yang di dapatkan bahwa” awalnya saat mana tepatnya di jln.Y.Syaranamual yg tepatnya di depan PLN Poka Kec. Teluk Ambon – Kota Ambon Mobil Avanza DE 1706 LT dengan kecepatan tinggi melaju dari arah Poka dan saat tiba di TKP bersamaan dengan tibanya kendaraan roda dua Honda Supra DE 2924 AH yang di kendarai oleh Liken Ibrahim Ely (27).

Saat di TKP sopir Avanza yang saat itu sudah di pengaruhi alkohol, sengaja membeluk stir mobilnya ke arah kiri dan kanan sehingga Mobil tersebut tidak terkendali lalu masuk ke jalur kanan dan langsung menabrak bagian samping kanan SMRD Honda Supra DE 2924 AH.

Akibat tabrakan itu sehingga pengendara SMRD dengan kendaraanya dan Pengemudi Mobil beserta penumpang dengan kendaraanya keluar jalur dan masuk ke dalam Hutan Mangrove .Sehingga Mobil Avanza DE 1706 LT terbalik.

Akibat dari kejadian tersebut, Pengendara SMRD Honda Supra DE 2924 AH di larikan ke RS leimena, guna mendapatkan penanganan medis, sementara Pengemudi dan tiga Penumpang Mobil Avanza DE 1706 LT melarikan diri.

Mobil Avanza DE 1706 LT mengalami kerusakan pada depan,atas dan samping kiri kanan kendaraan kendaraan, sementara SMRD Honda Supra DE 2924 AH mengalami kerusakan pada bagian depan dan samping kiri dan kanan kendaraan.

Sopir Avanza yang tadinya sempat melarikan diri namun akhirnya kini sudah kembali menyerahkan diri di Polsek Teluk Ambon. (Rdks)

 

Kecelakaan

Satu Mobil Tertimpa Pohon Saat Tumbang Di Ambon

Ambon,beritasumbernews.com

Tepatnya di Jl.Diponegoro RT. 002, RW.005, Kel.Ahusen, Kec.Sirimau Kota Ambon, tepatnya depan studio foto satu mobil yang sedang parkir tertimpa pohon saat tumbang. Selasa 23/08/2022

Kasi Humas Polresta Ambon Ipda.Moyo Utomo kepada wartawan di Ambon menjelaskan bahwa” kejadian tersebut tepatnya pukul 09 : 30 Wit pagi tadi.

Lanjut Moyo” menurut keterangan saksi Apin (28) yang pekerjaan adalah juru parkir yang mengatakan bahwa” Awalnya Saksi Sedang Menjaga parkir di depan studio foto pada saat itu hujan sudah agak redah tak lama kemudian saksi melihat pohon yang bertempat di Samping halte depan tempat studio foto pohon tersebut awalnya miring secara perlahan-lahan ke arah jalan.

Kemudian” Saksi langsung memindahkan motor yang sementara terparkir tepat di bawa pohon tersebut saksi memindahkan motor tersebut ke tempat yang lebih aman.

Kata saksi” pada saat hendak memindahkan motor tak lama kemudian Pohon tersebut langsung tumbang mengenai mobil yang terparkir di depan studio foto.

Menurut Moyo” Selanjutnya Pers sek Sirimau bersama Babinkamtibmas Ahusen bersama Damkar Pemkot dan warga sekitar bersama-sama membersikan batang pohon tersebut. Tutup Moyo (Rdks)

 

Kecelakaan

Laka Tunggal Di Suli Atas, Pengendara Dan Boncengan Meninggal Dunia

Suli,beritasumbernews.com,Tepatnya di atas jalan raya Suli atas, Negeri Suli, Kec.Salahutu, Kab.Malteng, lebih tepat dekat pabrik Cat Nipin terjadi Laka tunggal yang mengakibatkan pengendara dan boncengan meninggal dunia.

Insiden tersebut di terima dari Kasi Humas Polresta Ambon Ipda.Moyo Utomo, menyampaikan bahwa” kecelakaan tersebut kemarin terjadi sekitar pukul 23 : 05 Wit. Jumat 19/08/2022

Di sampaikan Kasi Humas” di ketahui bahwa pengendara SMRD Yamaha mio soul DE 2619 LS warna biru Asep Sahaka (18), dan boncengan Muhammad lefi sahubawa (18).

Kasi Humas menyampaikan kronologis singkat kejadian Kaka tunggal tersebut yakni” berdasarkan olah TKP SMRD Yamaha Mio soul yang dikendarai oleh Asep Sahaka dengan menggonceng Muhamad Lefi Sahubaw.

Kata kasi Humas” saat itu bergerak dari arah Suli hendak kearah Tulehu dengan kecepatan Tinggi setelah sampai TKP pengendara tidak dapat menguasai lajunya kendaraan sehingga keluar dari jalan dan menabrak tembok dan selokan.

Lanjut Kasi” akibat dari kecelakaan tunggal tersebut pengendara dan boncengan terjatuh dan mengalami luka kemudian dibawa ke RSUD Tulehu, namun keduanya tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia. Tutup Kasi Humas (Rdks)

Kecelakaan

Basarnas Sinergi Dengan Polairud Polda Maluku Cari Satu Nelayan Hilang di Perairan Ouw

Ambon beritasumbernews.com Basarnas Ambon bersinergi dengan Direktorat Polairud Polda Maluku melakukan operasi SAR di perairan negeri Ouw, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (13/8/2022). Mereka mencari satu nelayan hilang yaitu Jhony Sahetapy (46).

Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Harun Rosyid, SIK, mengaku, saat mendapat laporan kejadian tersebut pihaknya kemudian berkoordinasi dengan
Basarnas Ambon.

“Kemudian kami menyiapkan anggota KP.XVI-2003 untuk bergabung bersama Basarnas Ambon menggunakan Kapal SAR Abimanyu untuk giat SAR,” kata Rosyid.

Informasi hilangnya nelayan tersebut diterima dari Wempy Pelupessy, Raja Negeri Ouw. Ia mengaku korban hilang saat melaut bersama seorang saudaranya Stevy Hutubessy (40). Stevy sudah ditemukan dalam kondisi selamat.

Korban dan Stevy kala itu pergi menuju rumpon ikan. Mereka berangkat menggunakan boad/body feber. Sesampai di rumpon, boatnya diikat. Namun ikatannya terlepas dan hanyut terbawa arus.

“Saat boatnya hanyut korban berusaha berenang untuk mengambilnya. Namun sampai informasi ini disampaikan, korban belum ditemukan,” katanya.

Masyarakat negeri Ouw telah melakukan upaya pencarian hingga saat ini. Hasilnya hanya boatnya yang ditemukan di pesisir pantai hutan negeri Ullath.

“Atas informasi itu, kami lalu berangkat dari Pelabuhan Lipi Ambon pukul 13.30 WIT. Personil yang dikerahkan 21 orang. 4 Polairud, 2 Bakamla, dan 15 personil Basarnas,” katanya.(Chey)

Kecelakaan

Sinergitas Ditpolairud Polda Maluku Dan Basarnas Ambon Cari Nelayan Hilang Di Saparua

Saparua,beritasumbernews.com
Empat anggota personil Polairud Polda Maluku di kerahkan ikut bersama membantu Tim SAR Ambon guna mencari Nelayan Hilang di Negeri Ouw, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah. Sabtu 13/08/2022

Dua dari 4 personil Polairud Polda Maluku tersebut adalah anggota KP XVI 2003, dengan menggunakan Kapal SAR Abimanyu mencari nelayan tersebut.

Pantauan media ini siang tadi pada Pukul 13.15 Wit Crew KP 2003 2 Personil dan dari Satrolda 2 Personil bertolak Menggunakan Kapal Basarnas Abimanyu Menuju Perairan Negeri Ouw Pulau Saparua Kabupaten Maluku Tengah dalam Rangka SAR terhadap Nelayan hilang dari Negeri Ouw.

Adapun Tim SAR Gabungan terdiri dari 15 personil dari Basarnas Ambon, 4 personil dari Dit Pol Airud Polda Maluku, 2 Personil dari Bakamla. (Rdks)

 

Kecelakaan

Satu Warga Ouw Hilang Di Laut Saat Menyalakan Lampu Di Rompong

Saparua,beritasumbernews.com
Satu warga Saparua Negeri Ouw hilang di laut sejak sore kemarin saat bersama rekannya hendak menyalahkan lampu di Rompong miliknya.

Dua warga tersebut yakni” Johny Sahetapy (47), dan Stevy Hutubessy berdasarkan informasi yang di terima oleh keluarga korban Karel Latuhaimalo (57) saat melaporkan berita kehilangan pagi tadi ke Polsek Saparua, Waka Polsek Saparua Ipda. Muhammad Sallaralohi lansung bergerak cepat ke lokasi kejadian.

Menurut keterangan yang di himpun Redaksi beritasumbernews.com dari hasil konfirmasi dengan Kasi Humas Polresta Ambon Ipda.Moyo Utomo siang ini lewat Telpon Whatsaap-nya menyampaikan bahwa” saat terima.laporan dari keluarga korban Waka Polsek Saparua langsung menuju lokasi kejadian. Ujar Moyo

Lanjutnya” keterangan yang di terima pihaknya dari kronologis kejadian yang di sampaikan bahwa” kedua warga tersebut kemarin sore sekitar pukul 18 : 30 Wit saat ke laut hendak menyalahkan lampu di Rompong mereka yang mana mulai dari Rompong pertama dan saat berlanjut ke Rompong ke dua disitulah terjadi kejadian tersebut.

Kata Moyo” sesuai keterangan yang di terima pihaknya bahwa” saat salah satu dari kedua nelayan tersebut hendak menyalahkan lampu pada Rompong kedua dan ternyata bodi atau perahu yang mereka gunakan sempat terlepas ikatan talinya dari Rompong dan hanyut terbawa arus.

Kemudian melihat bodi mereka hanyut salah satu dari kedua nelayan tersebut yakni Johny Sahetapy melompat ke laut hendak mengambil Bodi mereka sementara satu temannya terus berusaha nyalahkan lampu Rompong.

Tak lama kemudian satu teman yang di Rompong tidak melihat lagi teman yang melompat ke laut tadi bersama bodi mereka, setelah di panggil – panggil hingga malam makin larut namun sangat di sayangkan tidak terlihat lagi.

Menurut Moyo” Ada juga nelayan yang lain sempat lewat di dekat Rompong tersebut dan kemudian di tanyakan oleh Stevy Hutubessy bahwa melihat temannya Johny Sahetapy atau kah tidak, namun sangat di sayangkan nelayan yang lain itu juga tidak melihat.

Dari situlah informasi berkembang sampai ke warga dan mulai berusaha mencari korban, nun tidak di temukan namun yang hanya di temukan ialah perahunya atau bodinya itu sedang terdampar di pantai Negeri Ulath. Jelas Moyo

Saat ini warga Negeri Ouw dibantu warga Negeri Ullath sementara melakukan pencarian Korban dengan menggunakan sekitar 3 bodi.

Sampai dengan baket ini di kirimkan saudara Johny sahetapy (korban) belum di temukan, maupun informasi Tim SAR dalam melakukan pencarian.

Kapoksek  Saparua sudah berkeoordinasi dengan Camat Saparua Timur untuk berkoordinasi dengan  Pihak Basarnas Kabupaten Maluku Tengah.

Personil Polsek Saparua  sementara melakukan pencarian bersama warga setempat, pada Satu Warga Ouw yang hilang di laut. Tutup Moyo (Rdks)

Kecelakaan

Tabrakan Maut Di Tulehu, Satu Penumpang Meninggal Dunia

Tulehu,beritasumbernews.com

Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Darusalam Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kab. Maluku Tengah sekitar pukul 13 : 35 Wit siang tadi mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut adalah kakak tunggal yakni Mobil mereh Honda Brio No.pol DE 1038 AJ, dengan identitas pengemudi yakni” Abraham Antoni Laleulya (24) seorang anggota Polri, yang mana akibat tabrakan tersebut mengalami sakit pada dada.

Sementara penumpang yang berada dalam mobil tersebut yakni” Nikita Kesaulia (50) yang akibat kecelakaan tersebut meninggal dunia, posisi duduk tepatnya di samping sopir.

Sedangkan penumpang lain yang duduk tepatnya di belakang sopir yakni” Adventia Likliwatil (21), seorang mahasiswa, yang akibat kecelakaan tersebut mengalami bengkak pada mata kiri dan bengkak juga pada bibir atas, kemudian lecet pada dahi kiri.

Lintang pratama samuel Wambrauw (23) yang juga korban kecelakaan tersebut posisi duduk tepat juga di belakang sopir yang juga adalah seorang mahasiswa, mengalami patah tulang pada paha kiri dan kanan.

Dan korban lain Melkio leleulya (30) yang mengalami sakit pada bagian dada, dengan saksi pada kejadian tersebut yakni” Remon Imea (43).

Dari kronologis yang di ceritakan oleh saksi yakni” bahwa mobil merek Honda Brio No.pol DE 1083 AJ yg dikemudikan oleh pengemudi dengan 4 penumpang bergerak dari arah Desa Tulehu hendak menuju arah Passo sesampai di TKP (depan MAN 1 Malteng) mobil tersebut melambung kendaraan didepannya kerena tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga mobil tersebut oleng dan menabrak pohon yang berada di pinggir jalan sebelah kiri.

Akibat dari kejadian tersebut pengemudi dan penumpang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Tulehu guna mendapat penanganan medis namun sesampai di RS salah satu penumpang Nikita Kesaulia meninggal dunia. (Rdks)

 

Kecelakaan

Polairud Polda Maluku dan Basarnas Ambon Cari Nelayan Hilang di Perairan Pulau Haruku

Ambon beritasumbernews.com Polairud Polda Maluku bersama Basarnas Ambon serta masyarakat, kembali melakukan pencarian terhadap Mesak Pattikawa, 72 tahun, nelayan hilang di perairan Pulau Haruku, Minggu (31/7/2022).

Nelayan warga Negeri Haruku, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, itu sebelumnya pergi melaut di perairan Tanjung Batu Kapal, Pulau Haruku, Jumat (29/7/2022) pukul 04.00 WIT.

Pencarian hari kedua terhadap nelayan hilang oleh tim SAR gabungan dilakukan sejak pagi.

“Hari ini kami kembali melakukan pencarian nelayan hilang di perairan Pulau Haruku dan sekitarnya,” kata Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Harun Rosyid, SIK.

Sebelumnya pencarian hari pertama yang dilakukan personil Polairud dan Basarnas Ambon menggunakan KP.XVI-2003 Pos Sandar Tulehu.

Kapal yang dinahkodai BRIPKA Jainal Mualo ini melakukan pencarian di perairan Tanjung Batu Kapal, Negeri Haruku, Rohomoni, hingga Kailolo.

“Hari pertama belum ditemukan dan kondisi laut saat itu kabur akibat hujan sehingga jarak pandang tidak terlalu bagus,” katanya.(Chey)

Kecelakaan

Personil Polairud Polda Maluku Di Terjunkan Bantu Basarnas Ambon Cari Kakek Yang Hilang Saat Melaut

Haruku,beritasumbernews.com
Di Kabarkan Hilang sejak dua hari belakangan ini, akhirnya Tim SAR gabungan tampak sedang melakukan pencarian terhadap kakek tersebut Mesak Pattikawa (72) warga Haruku yang hilang di sekitar Tanjung Batu Kapal, Sabtu (30/7/2022).

Informasi ini menurut Kepala Basarnas Ambon Mustari, kepada wartawan mengatakan bahwa” informasi hilangnya kakek tua 72 tahun ini di ketahui hilang, berdasarkan informasi yang di terima dari Klif Sekertaris Negeri Hatuku.

Informasi yang di terima.tersebut yang mana di laporkan bahwa sejak tanggal 29 Juli 2022 sekitar pukul 4 dini hari Kakek tersebut pergi melaut di sekitar perairan Tanjung batu kapal, dan sampai saat ini belum kembali.

Berdasarkan laporan tersebut Tim SAR Ambon langsung bergerak menuju lokasi bersama dengan itu personil Polairud Polda Maluku langsung juga turut ikut dalam tim Gabungan.

Upaya Pencarian yang di lakukan warga masyarakat sekitar sudah di lakukan namun usahanya nihil tidak membuai hasil yang memuaskan korban belum di temukan.

Personil Pairud Polda Maluku dengan memggunakan KP XVI 2003 Pos Sandar Tulehu Capt Kapal XVI 2003 Bripka. Jainal Mualo.SH beserta Crew dan Team Basarnas Ambon dalam Melakukan pencarian menggunakan KP XVI 2003.

Dan pencarian sudah di mulai dari menyusuri Tanjung batu kapal sampai ke parairan negri Haruku, Rohomoni sampai ke kailolo dalam pencarian hari ini belum di temukan dan kondisi laut yang kurang baik akibat hujan sehingga mempengaruhi jarak pandang, dan akan di lanjutkan besok pencariannya. (Rdks)

[instagram-feed]