Menampilkan: 151 - 160 dari 246 HASIL
Pendidikan

Brimob Amahai Bantu Belajar Anak Dengan Program BRAIN

Malteng,beritasumbernews.com
Tujuan utama dari dibuatnya Program Brimob Ramah Anak Indonesia atau disingkat BRAIN ini adalah untuk membantu masyarakat kurang mampu untuk dapat mengikuti kegiatan pembelajaran Daring meskipun saat ini sudah diberlakukan pembelajaran tatap muka di berbagai daerah di Indonesia, jajaran Satbrimob Polda maluku terus melanjutkan program Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN) di masing-masing wilayah salah satunya adalah Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda maluku guna meringankan beban siswa dan siswi sekolah yang terbatas dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Online atau Daring dikarenakan terkendala oleh Keterbatasan Kuota yang cukup mahal.

Anggota Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda maluku dipimpin oleh Bripka Djusni melaksanakan kegiatan Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN) di desa-desa wilayah Kabupaten maluku tengah, mendatangi Desa Rutah Kecamatan Amahai, selanjutnya Bripka Djusni melaksanakan koordinasi dengan Ketua RT setempat untuk mengumpulkan anak-anak yang jadwalnya saat ini melaksanakan kegiatan Pembelajaran secara Online namun terbentur keterbatasan seperti Kuota atau jaringan internet, diawali dengan penerapan Protokol kesehatan WHO dilanjutkan dengan memberikan Wifi Gratis dan membantu para siswa tersebut dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Guru secara online melalui Grup media Sosial, dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat terbantu akan kehadiran anggota Satbrimob Polda maluku.

Dansat Brimob Polda maluku, Kombes Pol. M. Guntur, S.I.K. M.H, mengatakan “PPKM di Provinsi maluku sudah banyak yang mendapatkan tingkat Level 2 sampai dengan 3 sehingga Pemerintah Daerah sesuai intruksi dari Kemendikbud sudah bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka sebanyak 25 sampai dengan 50% dengan penerapan Protokol kesehatan yang ketat dan 50 sampai 75% dilaksanakan secara Online atau Daring dari Rumah masing-masing, untuk itu guna membantu masyarakat kurang mampu jajaran Satbrimob Polda maluku melaksanakan kegiatan Program Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN) sesuai lokasi mako Batalyon atau Mako masing-masing dengan memberikan jaringan internet gratis selama pembelajaran Daring berlangsung sebagai wujud dari Bhakti Brimob Polda maluku untuk Masyarakat”

“Dengan diadakannya Program BRAIN dari Korps Brimob yang dilaksanakan oleh jajaran Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda maluku menyasar masyarakat di sekitar Mako Kompi 1 Batalyon B Pelopor diharapkan kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang kurang mampu dalam hal keterbatasan sarana dan prasana pendukung pembelajaran online”. Tutup Dansat (Veja/Red)

Pendidikan

Bantu Belajar Anak Brimob Piru, Tingkatkan Program Daring Dan Berikan Akses Internet Gratis

Piru,beritasumbernews.com,Dengan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan dari pemerintah, personil Kompi 2 Batalyon B Pelopor yang kerap melaksanakan kegiatan-kegiatan dari Satbrimob Polda Maluku kembali menjamu anak-anak sekolah di Kota Piru Kab. SBB.

Bergerak dalam kegiatan BRAIN atau yang sebagian besar dikenal dengan Brimob Ramah Anak Indonesia, para personil Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Maluku yang mengunjungi Desa Morekau Kab. SBB, guna menjalankan program BRAIN ini yang bertujuan untuk membantu para perlajar yang saat ini sedang melaksanakan belajar daring dari rumah yang membutuhkan akses internet.

Dengan adanya kegiatan BRAIN ini, personil Kompi 2 Yon B Pelopor dapat membantu serta meringankan beban para generasi muda yang membutuhkan akses internet gratis untuk memperlancar proses belajar daring mereka di masa pandemi virus covid-19.

AKP Hendrik Laisina selaku Komandan Kompi 2 Yon B Pelopor yang juga menjadi penanggung jawab dari seluruh kegiatan Kompi 2 Yon B Pelopor ini mengatakan bahwa, giat BRAIN ini merupakan program unggulan dari Korps Brimob Polri yang diterapkan oleh seluruh jajaran Satbrimobda untuk membantu proses belajar anak sekolah di masa pandemi wabah virus corona.

Beliau juga mengingatkan bagi para anggotanya agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang ada di Satbrimob Polda Maluku ini, serta tidaklah lupa untuk menghimbau serta mengajak masyarakat untuk menaati protokol kesehatan yang berlaku. (Veja)

Pendidikan

Personil Kompi 4 Batalyon B Pelopor Bimbing Pelajar Belajar Melalui Program BRAIN

Masohi,beritasumbernews.com

Personil Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku dipimpin Bharaka Hendra Suhendar melaksanakan program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia) dengan tujuan membantu belajar murid sekolah ditengah pandemi virus Covid-19.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi anak-anak yang kesulitan belajar akibat susahnya fasilitas ataupun akses internet di Namasina, Kecamatan Masohi, Kabupaten Maluku Tengah. Rabu (26/3/2022)

Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol. M. Guntur S.I.K M.H, melalui Danki 4 Batalyon B Pelopor, Akp Markus E. Mesdila mengatakan Tujuan dari program BRAIN tersebut guna mendukung, membangun dan mencerdaskan kehidupan bangsa yakni dimana Brimob memberikan sarana kepada warga terutama anak sekolah utk mendukung dan membantu proses pembelajaran online serta mempermudah akses internet.

“Semoga dengan adanya fasilitas yang kami berikan dapat bermanfaat, sehingga orang tua tidak terlalu terbebani untuk membeli pulsa/kuota untuk pembelajaran online” tutur Akp Markus E Mesdila

“Ini bentuk upaya dan kepedulian kita untuk turut serta membantu dunia pendidikan di tengah pandemi Covid-19,” tutupnya  (Veja)

Pendidikan

Brimob Piru Terus Aktif Bantu Belajar Daring Anak Sekolah Di Masa Pandemi Corona

Piru,beritasumbernews.com,Personil Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku yang memilik wilayah tugas di Kota Piru kab. SBB ini masih terus aktif melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan dalam membantu masyarakat terkhususnya masyarakat yang ada di Kota Piru Kab. SBB.

Kegiatan yang kerap dilaksanakan personil Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor yakni BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia) sampai saat ini masih terus eksis diterapkan oleh personil Kompi 2 Yon B Pelopor ini guna membantu aktifitas belajar daring anak sekolah di tengah pandemi virus corona.

Danki 2 Batalyon B Pelopor, AKP, Hendrik Laisina, yang berperan sebagai penanggung jawab kegiatan yang sudah dijadwalkan oleh Kompi 2 Yon B Pelopor menyampaikan bahwa para personilnya memang masih aktif membantu belajar anak, karena seperti yang kita ketahui bersama, pandemi virus corona masih jadi penyebab utama aktifitas tatap muka di sekolah untuk sementara di liburkan.

Selain itu, Beliau juga menegaskan bahwa para personilnya juga masih tetap aktif dalam setiap kegiatan kemanusiaan lainnya yang terkait dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang ada di Kota Piru Kab. SBB, karena itu sudah menjadi bagian dari tanggung jawab personil Brimob itu sendiri. (Veja)

Pendidikan

Peduli Pendidikan Pada Warga Desa, Kades Gulo Upaya Bangun Sekolah

Gulo,beritasumbernews.com,Sebagai anak kampung sendiri yang selama pendidikan menempuh pendidikan untuk mencapai gelar Sarjana harus merantau jauh ke kota metropolitan Jakarta, pusat Ibu Kota Negara.

Demi mencapai pengetahuan dan pengalaman hidup lebih baik, akhirnya pulang kampung membawa gelar M.Pd guna membangun daerah sendiri.

Dengan ilmu dan pengetahuan yang di miliki, sebagai anak daerah sendiri, ada dan berusaha guna meningkatkan mutu pendidikan serta menjadikan warga masyarakat di Desa Gulo menjadi lebih baik dan lebih mudah dalam menempuh ilmu pengetahuan demi cita – cita dan harapan masa depan selaku generasi muda harapan Bangsa.

Kepala Desa Gulo Dorsosden Ahiki, M.Pd, yang di temui Redaksi beritasumbernews.com di kediamannya berapa hari lalu, ternyata salah satu sosok figur yang cinta akan daerah, dan rindu membangun serta memajukan daerahnya sendiri dengan ilmu dan pengetahuan yang ada pada dirinya saat menempuh pendidikan di tanah rantau.

Menurut Kades dalam cerita lepasnya, mengatakan bahwa” secara pribadi bersama istrinya saat ada di Desa Gulo yang adalah Desa tanah kelahirannya, sangat peduli dengan kondisi pendidikan anak desanya sendiri, yang selama ini harus berjalan berkilo – kilo meter bahkan harus di bawa terik matahari guna menuntut ilmu pengetahuan.

Sangat di sayangkan anak – anak Desanya yang berjalan dengan jarak yang begitu jauh, menempuh waktu yang Berjam – jam kadang tiba di sekolah sudah terlambat, karena harus menyeberang sungai dengan menggunakan rakit.

Kepedulian inilah membangun sebuah imajinasi dan konsep berpikir bagaimana membangun daerahnya sendiri, sehingga lewat ilmu pengetahuan yang di milikinya, terciptalah upaya membangun dengan cara membangun sekolah SMP walaupun saat ini harus berkekuatan sendiri, namun upayanya di dukung oleh sebuah yayasan yakni yayasan Samuel Elizabeth Tobing.

Bangunan sekolahpun berhasil di bangun, walau masih terlihat 1 ruangan belajar, namun upaya ini guna mempermudah anak Desa tidak sulit dalam menempuh pendidikan, dan tidak berjalan jauh ke tempat yang jauh.

Sekolah yang di bangun ini sejak dirinya belum menjadi Kepala Desa, dan Sekolah tersebut di beri nama SMP Kristen George Roriwo, yang di bangun sejak 2021 lalu.

Sekolah tersebut walau belum selesai dan belum bisa di gunakan karena masih dalam tahap membangun namun sudah memiliki siswa yang notabenenya anak Desa sendiri sebanyak 15 orang, serta memiliki 9 Guru, yang di pimpin oleh Kepala Sekolah Vera Elizabeth Tobing, S.IKom., M.Pd.K.

Untuk sementara para siswa tersebut masih bersekolah pada bangunan sementara yakni” pada Kantor Desa lama, dan semangat untuk membangun Desa akan terus di tingkatkan dan akan terus berjuang Demi warga Desa dalam mencapai pendidikan yang lebih layak. (Endy)

 

Pendidikan

SMAN 13 Ambon, Unas Perdana Gunakan Link, Sebanyak 496 Siswa

Ambon,beritasumbernews.com,SMAN 13 Ambon memiliki peserta ujian tahun 2021 – 2022 kurang lebih ada 496 siswa dan siswi, dan dari 496 siswa itu secara kolaborasi mengikuti ujian Nasional dengan menempati ruang – ruang ujian yang di awasi oleh 2 orang Guru pengawas.

Hal ini di sampaikan oleh Kepsek SMAN 13 Ambon Didi Karsidi.S.Pd, di ruang kerjanya siang tadi kepada wartawan beritasumbernews.com sekitar pukul 14 : 00 Wit. Selasa 22/03/2022

Menurut Karsidi” perlu disampaikan mekanisme ujian sekolah di SMA Negeri 13 Ambon mungkin hampir sama dengan sekolah-sekolah lain, Kita tatap muka namun berbasis IT digitalisasi sekolah. Ungkap Karsidi

”Jadi kata Karsidi” tatap muka mereka datang diawasi oleh 2 orang namun tekniknya itu menggunakan android, mereka kerja buka link yang diberikan oleh operator dan dikendalikan oleh masing-masing Wali Kelas di Lab dan siswanya di ruang-ruang ujian yang berisi 20 orang dalam satu ruang sehingga kita tidak berbasis kertas, pensil, Yang ada kita bukan buka sampul tetapi buka link.

Dan ujian Nasional dengan sistim IT ini sudah di buka secara resmi oleh saya sendiri selaku Kepala Sekolah kemarin, dan secara Resmi di buka Link perdana di buka Senin pagi kemarin. Terang Karsidi

Dikatakan juga oleh Karsidi” mengapa harus tertib, mulai membiasakan penggunaan digitalisasi di sekolah ini baik dalam proses pembelajaran maupun penilaian atau manajemen sekolah baik manejemen kelas maupun sekolah. Jelas Karsidi

Manejemen kelas tentunya oleh wali kelas dilevel kelas atau Guru Mapel sedangkan manajemen sekolah berarti di tingkat sekolah, mulai diterapkan sudah saya sampaikan kepada anak-anak harus siap kita paradigma baru ini salah satu program sekolah penggerak salah satunya juga adalah digitalisasi sekolah. Ujar Karsidi

”Sudah dimulai selama tiga empat hari saya berada di Makasar kemarin tanggal 15 sampai 18 Maret kegiatan sekolah penggerak. Dibulan Mei juga mungkin ada kegiatan lagi untuk latihan komite pembelajarannya. Pungkasnya

Pasalnya” Ada beberapa intervensi nantinya di sekolah kita salah satunya intervensinya tentunya adalah peningkatan sumber daya gurunya perubahan maindshatnya, perubahan cara berpikirnya paradigma berpikirnya , intervensi pada penerapan kurikulum mereka belajar terutama intervensi digitalisasi sekolah nanti ada juga pendampingan dan seterusnya,
ini harus sudah kita mulai, dimulai dari ujian sekolah sudah diterapkan seperti itu, paparnya

Ditambahkan juga, ujian sekolah tentunya kita mengacu pada standar kompetensi lulusan yang ada dan ditetapkan pada standar kompetensi lulusan SKL.

Itu ada item-itemnya dibricdown diurai menjadi sebuah kisi-kisi ujian sekolah lalu diturunkan lagi menjadi soal ujian sekolah.

”Jadi semua sekolah secara independen atas inisiatif sekolah masing-masing pada guru Mapelnya masing-masing mengembangkan SKL menjadi kisi-kisi menjadi soal. Ucap Karsidi

Lanjutnya” Kita usahakan soal yang kita hasilkan tersebut adalah soal yang menuntut penalaran tinggi, konstruksi yang dibangun konstruksi soalnya, model soal AKM yang berbasis penalaran dengan stimulus-stimulus yang berbasis realita agar anak tersebut antara sekolah dengan dunia nyata diluar sekolah itu bisa nyambung,” Sebutnya

Jumlah peserta ujian sambung Karsidi, 496 Peserta, pengawas ruang ujian satu ruang 2 dikalikan 26 ruang berjumlah 52 pengawas ditambah Roktor 15, teknisi dan Panitia semuanya lengkap.

Semua diberdayakan dan kebagian fungsi kecuali ada beberapa yang memang tidak kebagian fungsi dikarenakan pertimbangan senioritas atau yang kurang fit kondisinya, Tutur Karsidi

Karsidi juga mengatakan bahwa, kita berbagi tanggungjawab
Mana yang menjadi tanggungjawab sekolah dan mana yang menjadi tanggungjawab orang tua.
Kita bertanggungjawab untuk membiayai misalnya, WiFi sekolah, membiayai proktornya, teknisinya maupun pengawasnya, panitianya semuanya kita biayai menggunakan dana bos nantinya. Jelas Karsidi

Untuk wilayah, orangtua bertanggung jawab untuk melihat anaknya, misalnya pastikan anaknya memiliki HP. Alhamdulillah biasanya daring mereka memiliki HP semua dan pastikan mereka memiliki paket data dan batereinya penuh. Ujar Karsidi

Itu berarti ada partisipasi dari orangtua, ada keterlibatan, karena kalau semua dihendel oleh sekolah juga itu tidak baik sengaja saya berbagi tanggungjawab, ia juga menegaskan bahwa tidak ada pungutan dan sumber dana yang lain hanya dana bos, dan jika dana bos tidak jalan berarti dana talangan. Tutup Karsidi (Chey)

Pendidikan

SMAN 13 Ambon, Unas Perdana Gunakan Link, Sebanyak 496 Siswa

Ambon,beritasumbernews.com,SMAN 13 Ambon memiliki peserta ujian tahun 2021 – 2022 kurang lebih ada 496 siswa dan siswi, dan dari 496 siswa itu secara kolaborasi mengikuti ujian Nasional dengan menempati ruang – ruang ujian yang di awasi oleh 2 orang Guru pengawas.

Hal ini di sampaikan oleh Kepsek SMAN 13 Ambon Didi Karsidi.S.Pd, di ruang kerjanya siang tadi kepada wartawan beritasumbernews.com sekitar pukul 14 : 00 Wit. Selasa 22/03/2022

Menurut Karsidi” perlu disampaikan mekanisme ujian sekolah di SMA Negeri 13 Ambon mungkin hampir sama dengan sekolah-sekolah lain, Kita tatap muka namun berbasis IT digitalisasi sekolah. Ungkap Karsidi

”Jadi kata Karsidi” tatap muka mereka datang diawasi oleh 2 orang namun tekniknya itu menggunakan android, mereka kerja buka link yang diberikan oleh operator dan dikendalikan oleh masing-masing Wali Kelas di Lab dan siswanya di ruang-ruang ujian yang berisi 20 orang dalam satu ruang sehingga kita tidak berbasis kertas, pensil, Yang ada kita bukan buka sampul tetapi buka link.

Dan ujian Nasional dengan sistim IT ini sudah di buka secara resmi oleh saya sendiri selaku Kepala Sekolah kemarin, dan secara Resmi di buka Link perdana di buka Senin pagi kemarin. Terang Karsidi

Dikatakan juga oleh Karsidi” mengapa harus tertib, mulai membiasakan penggunaan digitalisasi di sekolah ini baik dalam proses pembelajaran maupun penilaian atau manajemen sekolah baik manejemen kelas maupun sekolah. Jelas Karsidi

Manejemen kelas tentunya oleh wali kelas dilevel kelas atau Guru Mapel sedangkan manajemen sekolah berarti di tingkat sekolah, mulai diterapkan sudah saya sampaikan kepada anak-anak harus siap kita paradigma baru ini salah satu program sekolah penggerak salah satunya juga adalah digitalisasi sekolah. Ujar Karsidi

”Sudah dimulai selama tiga empat hari saya berada di Makasar kemarin tanggal 15 sampai 18 Maret kegiatan sekolah penggerak. Dibulan Mei juga mungkin ada kegiatan lagi untuk latihan komite pembelajarannya. Pungkasnya

Pasalnya” Ada beberapa intervensi nantinya di sekolah kita salah satunya intervensinya tentunya adalah peningkatan sumber daya gurunya perubahan maindshatnya, perubahan cara berpikirnya paradigma berpikirnya , intervensi pada penerapan kurikulum mereka belajar terutama intervensi digitalisasi sekolah nanti ada juga pendampingan dan seterusnya,
ini harus sudah kita mulai, dimulai dari ujian sekolah sudah diterapkan seperti itu, paparnya

Ditambahkan juga, ujian sekolah tentunya kita mengacu pada standar kompetensi lulusan yang ada dan ditetapkan pada standar kompetensi lulusan SKL.

Itu ada item-itemnya dibricdown diurai menjadi sebuah kisi-kisi ujian sekolah lalu diturunkan lagi menjadi soal ujian sekolah.

”Jadi semua sekolah secara independen atas inisiatif sekolah masing-masing pada guru Mapelnya masing-masing mengembangkan SKL menjadi kisi-kisi menjadi soal. Ucap Karsidi

Lanjutnya” Kita usahakan soal yang kita hasilkan tersebut adalah soal yang menuntut penalaran tinggi, konstruksi yang dibangun konstruksi soalnya, model soal AKM yang berbasis penalaran dengan stimulus-stimulus yang berbasis realita agar anak tersebut antara sekolah dengan dunia nyata diluar sekolah itu bisa nyambung,” Sebutnya

Jumlah peserta ujian sambung Karsidi, 496 Peserta, pengawas ruang ujian satu ruang 2 dikalikan 26 ruang berjumlah 52 pengawas ditambah Roktor 15, teknisi dan Panitia semuanya lengkap.

Semua diberdayakan dan kebagian fungsi kecuali ada beberapa yang memang tidak kebagian fungsi dikarenakan pertimbangan senioritas atau yang kurang fit kondisinya, Tutur Karsidi

Karsidi juga mengatakan bahwa, kita berbagi tanggungjawab
Mana yang menjadi tanggungjawab sekolah dan mana yang menjadi tanggungjawab orang tua.
Kita bertanggungjawab untuk membiayai misalnya, WiFi sekolah, membiayai proktornya, teknisinya maupun pengawasnya, panitianya semuanya kita biayai menggunakan dana bos nantinya. Jelas Karsidi

Untuk wilayah, orangtua bertanggung jawab untuk melihat anaknya, misalnya pastikan anaknya memiliki HP. Alhamdulillah biasanya daring mereka memiliki HP semua dan pastikan mereka memiliki paket data dan batereinya penuh. Ujar Karsidi

Itu berarti ada partisipasi dari orangtua, ada keterlibatan, karena kalau semua dihendel oleh sekolah juga itu tidak baik sengaja saya berbagi tanggungjawab, ia juga menegaskan bahwa tidak ada pungutan dan sumber dana yang lain hanya dana bos, dan jika dana bos tidak jalan berarti dana talangan. Tutup Karsidi

Pendidikan

SMAN 16 Pelauw Gelar Kegiatan UNAS, Di Kawal Ketat Personil Polsek P.Haruku

Pelauw,beritasumbernews.com
Tepatnya di SMA Negeri 16 Maluku Tengah, Desa Pelauw Kec. Pulau Haruku Kab.Malteng Telah Dilaksanakan Pembukaan Pelaksanaan Ujian Sekolah Tingkat SMA Secara Nasional, tepatnya pada pukul 07 : 40 Wit. Senin 21/03/2022

Kegiatan tersebut dihadiri oleh” Sekretaris Komite Sekolah Ja’far Talaohu, Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 16 Rohaji Tualeka, Kapolsek Pulau Haruku, yang di wakili Kanit Reskrim Polsek Pulau Haruku Aipda E.F. Sipahelut, Danpos BKO Yon Arhanud 11, yang di wakili oleh Kopka. Rizky H, Para Pengawas Ujian, Para Dewan Guru dan Staf Tata Usaha.

Para peserta ujian yang mengikuti ujian sekolah sebanyak 141 siswa, yang terdiri dari Peserta pada sekolah Induk sebanyak 118 orang,
Peserta pada sekolah titipan sebanyak 23 orang, dengan rincian sebagai berikut” SMA Negeri 19 Maluku Tengah, Negeri Aboru, sebanyak 20 orang, SMA Negeri 43 Maluku Tengah, Negeri Rohomoni, sebanyak 1 orang, SMA Negeri 25 Maluku Tengah Kec. Saparua, sebanyak 1 orang, SMA PGRI Oma Haruku, Negeri Haruku, sebanyak 1 orang.

Pelaksanaan Ujian Sekolah berlangsung dari hari Senin, 21 Maret 2022 dan berakhir pada hari Senin, 28 Maret 2022.

Sementara Mata pelajaran yang menjadi pelaksanaan ujian pada hari pertama adalah Mata Pelajaran PKN dan Pendidikan Agama, Situasi Pelaksanaan Ujian Sekolah Terpantau aman dan tertib. (Rdks)

Pendidikan

Brimob Piru Bantu Anak Belajar Dengan Program BRAIN Di Tengah Pandemi

Piru,beritasumbernews.com,Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku yang memilik wiyah tugas di Kota Piru kab. SBB ini masih terus aktif melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan dalam membantu masyarakat terkhususnya masyarakat yang ada di Kota Piru Kab. SBB dan sekitarnya.

Kegiatan yang sudah menjadi rutinitas dan terus dilaksanakan oleh personil Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor yakni BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia) sampai saat ini masih terus eksis diterapkan oleh personil Kompi 2 Yon B Pelopor ini guna membantu aktifitas belajar daring anak sekolah di tengah pandemi virus corona.

Danki 2 Batalyon B Pelopor AKP Hendrik Laisina, yang berperan sebagai penanggung jawab kegiatan yang sudah dijadwalkan oleh Kompi 2 Yon B Pelopor menyampaikan bahwa para personilnya memang masih aktif membantu belajar anak, karena seperti yang kita ketahui bersama, pandemi virus corona masih jadi penyebab utama aktifitas tatap muka di sekolah untuk sementara di liburkan.

Selain itu, Beliau juga menegaskan bahwa para personilnya juga masih tetap aktif dalam setiap kegiatan kemanusiaan lainnya yang terkait dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang ada di Kota Piru Kab. SBB, karena itu sudah menjadi bagian dan tujuan dari jalannya program BRAIN ini. (Veja)

Pendidikan

Polda Maluku Gelar Seleksi Pendidikan STIK-PTIK 2022

Ambon,beritasumbernews.com

Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan Pengambilan Sumpah, dan Penandatangan Pakta Integritas Panitia dan Peserta Seleksi Program Pendidikan S1, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian atau STIK-PTIK angkatan ke 80 tahun 2022.

Pengambilan Sumpah, dan Penandatangan Pakta Integritas serupa juga dilakukan terhadap panitia dan peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespima) angkatan ke-68 Jalur Martikulasi Tahun 2022.

Kegiatan Pengambilan Sumpah, dan Penandatangan Pakta Integritas tersebut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Drs. Jan de Fretes, M.M., yang dihelat di Rupatama, Mapolda Maluku, Kota Ambon, Kamis (10/3/2022).

Pengambilan Sumpah, dan Penandatangan Pakta Integritas ini dipimpin langsung oleh Karo Dalpers SSDM Polri, Brigjen Pol Drs. Jawari, S.H., M.H melalui zoom meeting.

Dalam kegiatan itu turut hadir Karo SDM, Direktur Reskrimum, Direktur Sabhara, Kabid Propam, Kabid Kum, Kepala SPN Polda Maluku.

Karo Dalpers SSDM Polri dalam arahannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta seleksi. Ia berharap semoga semua personel senantiasa diberikan kesehatan jasmani maupun rohani.

“Kami mengharapkan agar seleksi ini berjalan dengan sesuai SOP maupun Panda Polda Jajaran, materi yang diuji tingkat panda adalah Tes Kesamaptaan sedangkan tingkat pusat yaitu Tes
Psikolog, dan Akademik,” katanya.

Jenderal bintang 1 Polri di pundaknya ini juga menekankan agar semua unsur panitia jangan sampai ada yang melakukan pelanggaran selama pelaksanaan seleksi.

“Agar semua peserta seleksi laksanakan seleksi dengan percaya diri dengan kemampuan sendiri,” pintanya.

Untuk diketahui, jumlah peserta yang mengikuti seleksi S1 STIK-PTIK tingkat panda Polda Maluku sebanyak 643 orang. Sementara Sespima Martikulasi sejumlah 47 orang. Sedangkan jumlah kuota yang tersedia adalah untuk S1 STIK-PTIK sebanyak 150 orang, dan Sespima sejumlah 50 orang. (Rdks)

[instagram-feed]