Menampilkan: 221 - 230 dari 246 HASIL
Pendidikan

Danlanud Pattimura & Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III,Lepas Dua Siswa SMA Pradita Dirgantara

Laha,beritasumbernews.com
Danlanud Pattimura & Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III Melepas Keberangkatan 2 Siswa SMA Pradita Dirgantara asal Ambon untuk Kembali Belajar Tatap Muka di Kampus SMA Pradita Dirgantara.

Silaturahmi dua siswa SMA Pradita Dirgantara dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka pada sekolah semester ganjil, Janelly Mailoa (17th) kelas 12 dan Benedicto Paulzetvian Mailoa (15th) kelas 10 yang merupakan putra terbaik Maluku dari lulusan SMP Lentera Ambon. Ni
Ia ,n mo bf knl

Silaturahmi kedua siswa SMA Pradita Dirgantara dengan Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han) dan Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III Lanud Pattimura Ny. Elisabeth Dhewo, disertai dengan pemberian santiaji dan tali asih dari Danlanud Pattimura kepada kedua siswa tersebut. Bertempat di Mako Lanud Pattimura. (Kamis pagi, 29-7-2021).

Selanjutnya, kegiatan makan malam bersama dua siswa SMA Pradita Dirgantara tersebut bersama Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han) dan Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III Lanud Pattimura Ny. Elisabeth Dhewo, Kadisops Lanud Pattimura Letkol Pas Yohanes M. Paulus, Kadispers Lanud Pattimura Letkol Adm Yotam Djalima. Bertempat di Lobi Mess Jupiter Lanud Pattimura (Kamis Malam, 29/7).

Sebelumnya kedua siswa SMA Pradita Dirgantara tersebut melaksanakan pembelajaran via daring di rumah masing-masing. Saat ini di SMA Pradita Dirgantara sudah diberlakukan sekolah tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum kembali ke Sekolah SMA Pradita Dirgantara yang berlokasi di Komplek Lanud Adi Sumarno, Solo, Jawa Tengah, kedua siswa tersebut sudah melaksanakan vaksinasi pada Rabu (14/7) di Sikes Lanud Pattimura.

Kedua siswa SMA Pradita asal Ambon tersebut, selanjutnya kembali menuju kampus SMA Pradita Dirgantara dengan menggunakan pesawat TNI AU CN-295 dari Lanud Pattimura.

Lanud Pattimura memfasilitasi kedua siswa tersebut untuk melaksanakan PCR tes (27/7) dengan hasil negatif, kemudian isolasi mandiri di Mess Jupiter Lanud Pattimura selama 3 hari, lalu dilanjutkan tes Swab Antigen dengan hasil negatif.

Keberangkatannya dilepas oleh Danlanud Pattimura dan Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III, Kadisops Lanud Pattimura Letkol Pas Yohanes M. Paulus, Kadispers Lanud Pattimura Letkol Adm Yotam Djalima, di Base Ops Lanud Pattimura. (Jumat, 30-07-2021).

Pesan Danlanud Pattimura kepada kedua siswa SMA Pradita Dirgantara tersebut, jadilah seseorang yang memiliki integritas yang baik mulai dari sekarang saat telah menjadi bagian dari siswa SMA Pradita Dirgantara. (Veja/Red)

 

Pendidikan

Danlanud Pattimura & Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III, Lepas Dua Siswa SMA Pradita Dirgantara

Laha,beritasumbernews.com

Danlanud Pattimura & Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III Melepas Keberangkatan 2 Siswa SMA Pradita Dirgantara asal Ambon untuk Kembali Belajar Tatap Muka di Kampus SMA Pradita Dirgantara.

Silaturahmi kedua siswa SMA Pradita Dirgantara dengan Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han) dan Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III Lanud Pattimura Ny. Elisabeth Dhewo, disertai dengan pemberian santiaji dan tali asih dari Danlanud Pattimura kepada kedua siswa tersebut. Bertempat di Mako Lanud Pattimura. (Kamis pagi, 29-7-2021).

Selanjutnya, kegiatan makan malam bersama dua siswa SMA Pradita Dirgantara tersebut bersama Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han) dan Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III Lanud Pattimura Ny. Elisabeth Dhewo, Kadisops Lanud Pattimura Letkol Pas Yohanes M. Paulus, Kadispers Lanud Pattimura Letkol Adm Yotam Djalima. Bertempat di Lobi Mess Jupiter Lanud Pattimura (Kamis Malam, 29/7).

Sebelumnya kedua siswa SMA Pradita Dirgantara tersebut melaksanakan pembelajaran via daring di rumah masing-masing. Saat ini di SMA Pradita Dirgantara sudah diberlakukan sekolah tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum kembali ke Sekolah SMA Pradita Dirgantara yang berlokasi di Komplek Lanud Adi Sumarno, Solo, Jawa Tengah, kedua siswa tersebut sudah melaksanakan vaksinasi pada Rabu (14/7) di Sikes Lanud Pattimura.

Kedua siswa SMA Pradita asal Ambon tersebut, selanjutnya kembali menuju kampus SMA Pradita Dirgantara dengan menggunakan pesawat TNI AU CN-295 dari Lanud Pattimura.

Lanud Pattimura memfasilitasi kedua siswa tersebut untuk melaksanakan PCR tes (27/7) dengan hasil negatif, kemudian isolasi mandiri di Mess Jupiter Lanud Pattimura selama 3 hari, lalu dilanjutkan tes Swab Antigen dengan hasil negatif.

Keberangkatannya dilepas oleh Danlanud Pattimura dan Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III, Kadisops Lanud Pattimura Letkol Pas Yohanes M. Paulus, Kadispers Lanud Pattimura Letkol Adm Yotam Djalima, di Base Ops Lanud Pattimura. (Jumat, 30-07-2021).

Pesan Danlanud Pattimura kepada kedua siswa SMA Pradita Dirgantara tersebut, jadilah seseorang yang memiliki integritas yang baik mulai dari sekarang saat telah menjadi bagian dari siswa SMA Pradita Dirgantara.  (Veja/Red)

Pendidikan

Dua Siswa SMA Pradita Dirgantara Siap Berangkat, Di Lepas Danlanud Pattimura & Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III

Laha,beritasumbernews.com
Danlanud Pattimura & Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III Melepas Keberangkatan 2 Siswa SMA Pradita Dirgantara asal Ambon untuk Kembali Belajar Tatap Muka di Kampus SMA Pradita Dirgantara.

Silaturahmi dua siswa SMA Pradita Dirgantara dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka pada sekolah semester ganjil, Janelly Mailoa (17th) kelas 12 dan Benedicto Paulzetvian Mailoa (15th) kelas 10 yang merupakan putra terbaik Maluku dari lulusan SMP Lentera Ambon. Ni
Ia ,n mo bf knl

Silaturahmi kedua siswa SMA Pradita Dirgantara dengan Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han) dan Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III Lanud Pattimura Ny. Elisabeth Dhewo, disertai dengan pemberian santiaji dan tali asih dari Danlanud Pattimura kepada kedua siswa tersebut. Bertempat di Mako Lanud Pattimura. (Kamis pagi, 29-7-2021).

Selanjutnya, kegiatan makan malam bersama dua siswa SMA Pradita Dirgantara tersebut bersama Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han) dan Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III Lanud Pattimura Ny. Elisabeth Dhewo, Kadisops Lanud Pattimura Letkol Pas Yohanes M. Paulus, Kadispers Lanud Pattimura Letkol Adm Yotam Djalima. Bertempat di Lobi Mess Jupiter Lanud Pattimura (Kamis Malam, 29/7).

Sebelumnya kedua siswa SMA Pradita Dirgantara tersebut melaksanakan pembelajaran via daring di rumah masing-masing. Saat ini di SMA Pradita Dirgantara sudah diberlakukan sekolah tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum kembali ke Sekolah SMA Pradita Dirgantara yang berlokasi di Komplek Lanud Adi Sumarno, Solo, Jawa Tengah, kedua siswa tersebut sudah melaksanakan vaksinasi pada Rabu (14/7) di Sikes Lanud Pattimura.

Kedua siswa SMA Pradita asal Ambon tersebut, selanjutnya kembali menuju kampus SMA Pradita Dirgantara dengan menggunakan pesawat TNI AU CN-295 dari Lanud Pattimura.

Lanud Pattimura memfasilitasi kedua siswa tersebut untuk melaksanakan PCR tes (27/7) dengan hasil negatif, kemudian isolasi mandiri di Mess Jupiter Lanud Pattimura selama 3 hari, lalu dilanjutkan tes Swab Antigen dengan hasil negatif.

Keberangkatannya dilepas oleh Danlanud Pattimura dan Ketua PIA Ardhya Garini Cab.7/D.III, Kadisops Lanud Pattimura Letkol Pas Yohanes M. Paulus, Kadispers Lanud Pattimura Letkol Adm Yotam Djalima, di Base Ops Lanud Pattimura. (Jumat, 30-07-2021).

Pesan Danlanud Pattimura kepada kedua siswa SMA Pradita Dirgantara tersebut, jadilah seseorang yang memiliki integritas yang baik mulai dari sekarang saat telah menjadi bagian dari siswa SMA Pradita Dirgantara.  (Veja/Red)

Pendidikan

Duduk Bersama Pecahkan Solusi Masalah Lahan Pembangunan Gedung SMA

Kao,beritasumbernews.com
Bertempat di gedung Kantor Camat Kao Barat Camat,Pihak Polsek, Kades dan pihak Sekolah bahkan Masyarakat Desa duduk bersama mencari solusi bahas masalah lahan pembangunan Sekolah SMA Padora.

Kegiatan tersebut di prakarsai oleh Camat Kao Barat Abner Tukang.S.Pd, giat yang di gelar di ruang rapat Kantor Kecamatan Kao Barat. Senin 26/07/2021

Pertemuan antara Kepala sekolah SMA Padora dengan Pemerintah Desa Bailengit dan Tokoh Masyarakat Desa Bailengit sehubungan dengan permasalahan pembangunan Gedung sekolah SMA Padora di Lokasi Pekuburan Desa Bailengit.

Pantauan media ini hadir dalam rapat tersebut yakni” Camat Kao Barat Abner Tukang, S.Pd, Kanit Intel Polsek Kao Bripka F. Bora., S.H, Kades Bailengit Esra Biu, Kepsek SMA Padora Robert Garawai, S.Ap, Sekdes Bailengit Ely Kapita, Tokoh Masyarakat Desa Bailengit, Tokoh Pemuda Desa Bailengit, Ketua Komite SMA Padora Yordan Hayati, Keluarga Kapita.

Camat Kao Barat Abner Tukang. S.Pd dalam penyampaiannya sebagai arahan membuka rapat tersebut menyampaikan bahwa” Pertemuan di hari ini bukanlah menyelesaikan permasalahan, namun menurut saya menyelesaikan selisih paham antara pihak sekolah SMA Padora dengan Pemerintah desa dengan tokoh masyarakat Desa Bailengit. Ucap Camat

Kata Camat” sebagai pemerintah kami memediasi pertemuan ini sehingga selisih paham yang terjadi dapat diselesaikan. Ujar-nya

Kata Camat” kita selesaikan dari hati ke hati demi kepentingan kita bersama untuk membangun Kao Barat secara bersama. Pinta Camat

Usai apa yang di sampaikan Camat, kemudian di lanjutkan dengan sering pendapat di dapati mengawali sering pendapat itu Pemilik lahan Sakeus Kapita mengatakan” sudah berkali – kali pengurusan permasalahan ini namun tidak ada penyelesaian, penyerahan hak tidak ada dari kami selaku keluarga. Ungkapnya

Terakhir kata Sakeus” penyelesaian persoalan di saat itu oleh Camat Julius O. Barani S.H., MH di tahun 2016, namun tanah yang ada milik marga kapita dan pada umumnya milik masyarakat Desa Bailengit. Terang Sakeus

Kata dia lagi” kami bersyukur permasalahan ini terulang kembali, sehingga kami bisa duduk bersama, saya tidak bayangkan kalo kami para tetua di desa sudah meninggal maka apa yang terjadi. Tanya dia

Menurutnya” hukum agama sangat jelas mengajarkan kepada kita jadi apa yang bukan milik kami tidak mungkin kami katakan milik kami. Sebut dia membenarkan

Sedangkan Tokoh pendidikan desa Bailengit Yunus Kapita juga mengatakan” harusnya ada komunikasi dengan pihak keluarga (Kapita-Goleo) dan pemerintah desa karena tanah ini sudah jelas masuk dalam administrasi desa Bailengit. Tutur Yunus

Kata Yunus” kami tidak menghalangi pembangunan sekolah, tapi mohon di pertimbangkan karena tanah tersebut merupakan tanah yang dipergunakan untuk tempat perhentian terakhir bagi warga desa Bailengit, dan bahkan sudah di tempati berabad-abad oleh leluhur kami. Harapnya

Ajak Yunus” mari kita sama-sama selesaikan persoalan ini dengan tidak merugikan satu sama lainnya, lokasi SMA Padora yang ada kami berikan tanpa ada kompensasi jangan lagi lahan pekuburan milik desa diambil lagi. Harapnya

Hal ini pun di sikapi Kades Bailengit
Yang dalam keterangannya menjelaskan” lokasi pembangunan gedung SMA Padora yang baru adalah lokasi pekuburan milik warga desa Bailengit. Ungkapnya

Saya sarankan kata Kades” kita melihat kembali lokasi yang ada untuk diselesaikan secara kekeluargaan karena ini merupakan kepentingan kita bersama.

Sedangkan Kepsek SMA Padora menyampaikan” saya mohon maaf kepada masyarakat Bailengit khususnya marga kapita, ketika saya komunikasikan dengan Kepala Desa persoalan tersebut, kades menyampaikan bahwa pihak keluarga kapita tidak mau menghadiri pertemuan sehingga saya melaporkan kepada Camat untuk dapat kita selesaikan secara bersama. Ujar Kepsek

Tambah Kepsek” awalnya pembangunan Gedung sekolah SMA Padora secara darurat menggunakan papan, merupakan bantuan dari desa-desa yang ada di Kao Barat, namun di saat itu desa Bailengit tidak memberikan sumbangan berupa uang karena desa Bailengit memberikan tanah untuk lokasi pembangunan.

Kata Kepsek” ini juga kelemahan saya, dimana saya tidak melakukan kordinasi dengan marga kapita, tidak mungkin saya memberanikan diri untuk membangun sesuatu di atas tanah yang ada tanpa ada administrasi yang jelas. Akui Kepsek

Menurutnya” direncanakan lokasi yang ada akan dibangun tujuh bangunan tapi kalo ini lahan pekuburan, saya bermohon kepada keluarga dan pemerintah desa agar kita bisa lihat secara saksama sehingga pembangunan jalan dan lahan pekuburan pun ada. Jelas Kepsek

Sementara menurut Tokoh pemuda Lesnusa Kapita” kami pernah melakukan pengecekan di provinsi dan Mendikbud bahwa alamat sekolah SMA Padora adalah desa Soamaetek bukan desa Bailengit pada hal lokasinya di desa Bailengit bahkan lahan pembangunan yang adalah hibah dari masyarakat desa Bailengit. Ungkap Lesnusa

Dari keterangan itu maka Camat Kao Barat pung memberikan tanggapannya” Ijin operasional SMA Padora, adalah desa Soamaetek, karena ijin Operasionalnya di desa Soamaetek, untuk merubah ijin operasional tidak semudah membalikan telapak tangan. Beber Camat

Kanit Intel Polsek Kao juga menyampaikan dari sisi pandangan Hukum bahwa”Jika lahan yang ada adalah lahan Pekuburan umum maka sudah pasti lahan tersebut bukan lagi milik pribadi marga Kapita tapi ini merupakan aset desa Bailengit. Ujar Kanit

oleh karena itu Tambah Kanit” untuk menyelesaikan persoalan tersebut pemerintah desa Bailengit harus melakukan kordinasi dengan para tokoh yang ada di desa dan setelah itu baru dilakukan pertemuan dengan pihak sekolah, sehingga kehadiran pemerintah desa benar-benar mewakili masyarakat desa Bailengit dalam mengambil keputusan. Imbau Kanit

Dalam kegiatan duduk bersama dalam pertemuan mencari solusi tersebut sampai dengan selesai giat mediasi tidak ada titik temu antara pihak pemerintah Desa Bailengit, pemilik lahan dan tokoh masyarakat dengan pihak SMA Padora.

Giat mediasi/pertemuan akan dilanjutkan pada hari Selasa tanggal 27 Juli 2021 di Rumah Adat Desa Bailengit dengan menghadirkan seluruh masyarakat Desa Bailengit untuk mengambil keputusan secara bersama. (Endy-21)

 

Pendidikan

Laksanakan BRAIN, Kompi 4 Batalyon B Pelopor Edukasi Protokol Kesehatan Kepada Anak-anak

Amahai,beritasumbernews.com
Personil Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Maluku, Briptu Ricky Halatu dan Briptu La Rama Lamasi kembali menggelar Program Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN) di Desa Soahuku, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Jumat (04/06/2021)

Kegiatan sebagai bentuk kepedulian Brimob kepada anak bangsa ditengah pandemi Covid-19 yang mengalami kesulitan belajar karena faktor ekonomi dan tidak tersedianya fasilitas yang mendukung seperti koata internet.

Komandan Satuab Brimob Polda Maluku Kombes Pol. M. Guntur S.I.K M.H melalui Danki 4 Batalyon B Pelopor Iptu Markus E Mesdila mengatakan Program Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN) ini merupakan wujud dari Bhakti Brimob Maluku untuk anak bangsa dalam membantu para pelajar yang kurang mampu, namun harus tetap mengikuti Kegiatan Belajar dari sekolahnya.

“iharapkan menjadi pemicu semangat belajar bagi para tunas penerus bangsa pada Tahun pelajaran ini yang masih terganggu oleh adanya Pandemi COVID-19 yang sangat membahayakan kesehatan masyarakat” tutur Iptu Markus E. Mesdila

Kegiatan BRAIN ini diawali dengan edukasi kepada anak-anak sekolah tentang penerapan Protokol kesehatan WHO melalui 3M yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan.

Dilanjutkan dengan Pembelajaran Daring / Online dengan menyediakan Jaringan WIFI (hotspot) Gratis dan membantu anak-anak sekolah dalam menyelesaikan soal-soal pelajaran dari sekolah masing-masing apabila ada yang kesulitan mengerjakannya didampingi oleh personil Brimob. (Veja/Red)

Pendidikan

Personil Kompi 4 Batalyon B Pelopor Bantu Anak Belajar Melalui Program BRAIN

Ampera,beritasumbernews.com
Personil Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Maluku melaksanakan program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia) yang dimana merupakan Program yang dicetuskan oleh Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol. Anang Revandoko.

Kegiatan wujud Bakti Brimob di dunia pendidikan, dimana membantu anak-anak yang kesulitan belajar ditengah pandemi Covid-19 dan kegiatan kali inidilaksanakan oleh Briptu Midun Upuolat dan Bharaka La Sarif Simal di perumahan warga Kelurahan Ampera, Kecamatan Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah. Rabu (21/07/2021)

Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol M. Guntur S.I.K M.H melalui Danki 4 Batalyon B Pelopor, Iptu Markus E Mesdila menyampaikan Program BRAIN ini sebagai bentuk pengabdian Brimob kepada anak Indonesia dan dukungan kepada pemerintah sebagai tanggung jawab kita bersama untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Adanya Program Korps brimob Polri ini untuk memberikan kemudahan bagi anak-anak menjalani proses pembelajaran online guna mencerdaskan kehidupan berbangsa dengan menjaga kondusifitas pendidikan di masa Pandemi Covid-19” Ucap Iptu Markus E Mesdila.

Sudah berjalannya program Brain ini, senin – sabtu anak anak belajar dengan pelajaran menggambar, membaca, berhitung dan sebaginya, untuk saat ini belajar berhitung yaitu pelajaran Matematika. (Veja)

Pendidikan

SMA N 6 Halut Menggelar Sosialisasi Kenalkan Program Layanan Belajar Terbaru Pada Ortu Siswa Baru

Tobelo,beritasumbernews.com, Peningkatan mutu Pendidikan terus di galang oleh SMA N 6 Halut daslam berbagai upaya dengan program – program belajar mengajar yang unggulan guna membawa apara siswa pada tingkat kemandirian dan meraih kemapuan dalam menimbah ilmu Pendidikan di Sekolah SMA N 6 Halut.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Wakasek Kurikulum SMA N6 Halut Ny. Elen Sintya Dewi.S.Pd.M.si di ruang kerjanya keopada Redaksi beritasumbernews.com siang tadi menyampaikan bahwa” pihak Sekolah hari ini telah melaksanakan sosialisasi program kerja sekolah umtuk orang tua siswa darai siswa baru yakni siswa kelas 10. Senin 19/07/2021

Menurutnya” Sosialisasi tersebut di laksanakan dalam dua sesi, karena kondisi pandemi sehingga pelaksanaan sosialisasi tersebut di bagi menjadi dua sesi yang di mulai sesi pertama pada pagi tadi sekitar pukul 09 : 00 sampai pukul 10 : 00 Wit, kemudian sesi keduannya di mulai sejak pukul 11 : 00 sampai pukul 12 : 00 Wit dan waktu yang di gunakan kurang lebih satu jam. tutur Elen

Katanya” Dalam gelar kegiatan sosialisasi tersebut hadir pula Kepala Sekolah SMA N 6 Halut Boby Puni.S.Pd, dan juga Ketua Komite Sekolah Ir.Jhon Gereja, serta di hadiri juga para Dewan Guru dan orang tua siswa.

Dalam penyampainnya bahwa adanya kegiatan sosialisasi tersebut karena perlua danya penyamaan presepsi apalagi dengan siswa baru pada orang tua siswa, dengan sistim pembelejaran penilaian yang berlaku di SMA N 6 Halut. Jelasnya

Lanjut Elen” hal tersebut dianggap sangat penting dalam penyamaan presepsi karena jika tidak menyamakan presepsi maka bisa jadi miscomunikasi orang tua tidak tahu sebenarnya di SMA N 6 Halut itu sistim pembelejarannya seperti apa apalagi di tengah pandemi seperti ini. Pungkasnya

Kata dia” di SMA Negeri 6 Halut ini sisitim pembelejarannya beda dengan sekolah yang lain, kalau sisitm Kurikulumnya semuanya sama, yakni menggunkan Kurikulum 2013, namun menurutnya yang membedakan ialah yang di gunakan di sekolah SMA N egeri 6 ini adalah sistim Kredit Semester (SKS) dan hanya satu – satunya sekolah di Halmahera Utara yang baru melaksankan sistim tersebut. Ujarnya

Menurut Elen dalam paparannya tadi bahwa”Program tersebut merupakan salah satu program unggulan yang sudah menuai hasilnya setahun lalu daslam program yang sama yang mana sudah menghasilkan 10 siswa telah berhasil lulus dengan predikat terbaik nilai rata – rata diatas 85 dalam program layanan dua tahun. Ungkapnya

Program yang terjadi secara umum itu adalah sistim paket, yang mana belajar selam tiga tahun kemudiannya saatnya lulus tidak kurang dan tidak lebih dari tiga tahun, itu secara menyeluruh di seluruh Indonesia, sementara sistim yang di gunakan SMA Negeri 6 ini tidak seperti itu yakni dengan menggunakan sistim belajar yang namanya SKS atau Sistim Kridit Semester.

Dalam pelayanan belajr tersebut yakni” pihak sekolah melayani peserta didik dengan berbagai hal mulai dari Minat, Perbedaan Minat, bakad, termasuk kecepatan belajarnya, sehingga pihaknya memberikan kesempatan bagi para siswa untuk belajar sesuai kemampuan mereka.

Pada sekolah SMA Negeri 6 menggunakan sistim pembelajaran yang namanya berdifrensiasi yang mana melayani siswa dengan tingkat perbedaan yang di jelaskan tersebut.

Hal tersebut di jelaskan oleh Elen bahwa” jika siswa yang mempunyai kemampuan diatas rata – rata maka mereka akan bisa lulus dalamk dua tahun proses belajar mengajar saja, sehingga ada program yang namanya program layanan dua tahun. Sebutnya

Dan jika siswa yang memiliki kemampuan di bawa rata – rata maka pihaknya juga membuka kesempatan belajar dengan layanan untuk 4 tahun, namun juga ada layanan yang namanya 3 tahun, sehingga pada sekoalh SMA Negeri 6 itu tidak ada yang namanya tinggal kelas.

Tambah Elen bahwa” jika ada siswa yang tidak tuntas maka ada analisis terlebih dahulu dari pihaknya, apa yang tidak tuntas pada siswa tersebut, kemudian di lihat lagi materi – materi apa yang tidak tuntas dari siswa tersebut, ataupun potensi dasar apa yang tidak tuntas sehingga itulah yang akan di perbaiki oleh pihaknya, yang namanya remedia atau di lakukan markipulasi ulang kemudian sesudah itu di tes kembali siswa tersebut.

Dalam program yang di maksudkan tersebut di sosialisasikan pada orang tua siswa baru agara dapat di pahami, terlebih pada sistim layanan belajar tersebut yang mana ada layanan uji kemampuan siswa agar yang memiliki kemampuan di atas rata – rata maka siswa tersebut akan bisa selesai dalam dua tahun saja.

Dan program tersebut juga merupakan sebuah program unggulan namun pada dasarnya program tersebut adalah merupakan layanan dan layanan pada siswa yang mempunyai kecepatan yang berbeda yang tidak di miliki oleh sekolah yang lain.

Dan untuk menjadi sekolah SKS ini perlu adanya direkomendasikan dan sekolah SMA Negeri 6 Halut ini telah memiliki SK Provinsi guna melaksankan Program tersebut yaitu program Sistim Kridit Semester (SKS), sehingga memang dalam pelaksanaannya sekoalh SMA Negeri 6 telah berhasil memiliki lulusan dari program tersebut yang mana pada tahun lalau ada 10 siswa yang lulus dengan nilai rata – rata diatas 85 dan dari lulusan IPA itu ada 6 orang dan dari IPS itu ada 4 orang, bahkan siswa tersebut telah lulus SNTPN. Beber Elen

Di katakannya pula bahwa semua di beri kesempatan, masuknya seperti biasa namun nantinya akan terlihat pada bulan oktober nanti, di situ akan ada perbedaan yang mulai muncul, dari kecepatan belajar siswa dan untuk SMA Negeri 6 Halut kata Elen bahwa sejak tahun 2017 sekolah tersebut telah berhasil meraih predikat terbaik Akreditasi A dengan nilai tertinggi dari semua sekolah di Maluku Utara. Ujarnya

Selain itu tahun kemarin juga sekolah SMA Negeri 6 Halut juga ikut dalam lomba sains pada olimpiade sains yingkat Nasional, yang di ganti dengan Kompetisi Sains Nasional dari 9 mata lomba telah berhasil SMA Negeri 6 Halut mengait semua mata lomba dalam arti menyapu bersih juaranya. Tutur Elen

SAehingga menjadi kebanggan bagi SMA Negeri 6 Halut dalam prestasi Akademik, dan yang terpenting darimitu adalah program yang di sampaikan dalam sosialisasi tersebuit pagi dan siang tadi itu adalah merupakan program layanan bagi siswa dalam mengejar ilmu pengetahuan.

Dalam program layanan tersebut itu semua anak di layani dengan pemberlakuan yang sama, bahkan semua guru yang ada di sekolah tersebut di bekali untuk mampu memberikan pembelajaran yang berdiferensi, walau berjalan dalam program tersebut dengan hanya memiliki 13 guru PNS, serta 4 guru Kontrak Daerah, dan sisanya guru honor yang di biayai oleh pihak Komite Sekolah.

Dalam rencana pada tahun ini pihak sekolah sedang mencoba membuka exkulnya yang namanya penelitian ilmiah, hal itu di katakan Elen bahwa dalam uji coba karena dalam masa pandemi saat ini semua kegiatan di batasi, sementara pada siswa baru di kelas 10 tersebut berjumlah kurang lebih ada 300 orang lebih yang di sesuaikan dengan jumlah rombel yang man per rombelnya itu sekitar paling banyak per rombel 36 dan paling sedikitnya 32.

Dalam siosialisasi yang di sampaikan tadi itu sistim pembelajarannya itu sistimnya Blending Lening atau Daring, dan Luring, sehingga di katakan bahwa itu gabung, dan PJJ itu tetap ada, dengan menggunkan LMS Geogle klas rum, sementara tatap muka terbatas pun tetap di buka guna melayani para siswa yang mengalami susahnya jaringan atau tidak miliki Hp yang bisa digunakan untuk belajar secara Lirning itu.

Hal tersebut di katakannya bahwa sudah di lakukan sejak tahun lalau yang mana programnya kadang di lakukaan pertemuan tatap mukanya seminggu dua kali atau sebulan dua kali, aakhirnya sekarang btetap sepakat untuk tetap buka dengan waktu hanya sebatas 30 menit.

Di akhir katanya Elen menyampaikan bahwa” pembelajaran daringnya tetap dengan sistim Lerning dengan menajemen sistimnya Geogle Klas Rum, yakni Klas Maya-nya ada dan materi semua di kirim, dan jika siswa ada kesulitan maka akan ada konsultasi di kelas selama 30 menit itu. Tutup Elen

(Endy-21)

 

 

 

Pendidikan

SMA 6 Negeri 6 Halut Gelar Sosialisasi Kenalkan Program Belajar Layanan Untuk Siswa Di Tengah Pandemi

Tobelo,beritasumbernews.com, Solusi majukan mutu Pendidikan di Kabupaten Halmahera Utara, Lembaga Pendidikan SMA Negeri 6 Halamahera Utara hari ini menggelar sosialisasi memperkenaklkan sistim layanan program belajar yang baru layanan cepat bagi siswa yang di sampaikan pada sejumlah orang tua siswa dari siswa baru yakni siswa Kelas 10.

Hak tersebut di sampaikan oleh Wakasek Kurikulum SMA Negeri 6 Halut Ny. Elen Sintya Dewi.S.Pd. M.Si kepada Redaksi beritasumbernews.com di ruang kerjanya bahwa telah di gelar kegiatan sosialisasi program kerja Sekolah bagi orang tua Siswa Kelas 10. Ujar Elen

Menurutnya” dalam sosialisasi tersebut mengingat kondisi dan situasi pandemi sehingga kegiatan sosialisasi di bagi menjadi dua sesi yakni sesi yang pertama berlansung pada pukul 09 : 00 – 10 : 00 Wit pagi tadi dan kemudian sesi kedua di mulai pada pukul 11 : 00 – 12 : 00 Wit. Ungkap Elen

Lanjutnya” kita maksimalkan waktunya kurang lebih satu jam, dan hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut itu yakni” Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Halut Boby Puni.S.Pd, kemudian Ketua Komite Ir.Jhon Gereja serta di hadiri juga para Dewan Guru SMA Negeri 6 Halut dan bersama orang tua Murid siswa kelas 10 yakni siswa baru. Sebut Elen

Katanya” kenapa kita lakukan sosialisasi karena kita perlu menyamakan  presebsi apalagi dengan siswa baru, dan orang tua siswa baruu dengan sistim pembelajaran penilaian yang berlaku di SMA Negeri 6 Halut.

Hal tersebut di anggap sangat penting oleh pihak Sekolah, kata Elen, karena jika tidak ada sosialisasi bisa saja akan terjadi miscomunikasi, karena orang tua pasti tidak akan tau sebenarnya di SMA Negeri 6 itu sistim pembelajarannya seperti apa, kemudian di kaitkan dengan kondisi pandemi, sehingga sangatlah penting bagi orang tua harus tahu seperti apa sistim yang di mpakai dalam pembelajaran di SMA Negeri 6 saat ini pada situasi kondisi pandemi. Ungkap Elen

Dikatakannya pula bahwa sistim pembelajarannya berbeda dengan sekolah yang lain, kata Elen kalau Kurikulumnya kita gunakan tetap sama, yaitu Kurikulum 2013 seluruh Indonesia memakai Kurikulum tersebut.

Namun kata Elen lagi bahwa” yang membedakan itu adalah yang di pakai di sekolah SMA Negeri 6 ini yaitu sistim kredit semester dan untuk di wilayah Halmahera Utara hanya satu – satunya ada di sekoalh SMA Negeri 6 Halut yang menggunakan sistim tersebut. Terangnya

Sistim ini juga merupakan satu sistim Unggulan SMS Negeri 6 Halut dalam peningkatan mutu Pendidikan di Wilayah Kabupaten Halmahera Utara, hal ini di buat oleh pihak sekoalh karena dapat di lihat bahwa di seluruh Indonesia yang di pakai adalah sistim paket yakni sistim belajar 3 tahun saatnya ya lulus setelah menyelesaikan pendidikan selama 3 tahun itu sudah tetap. Ujarnya lagi

Di katakannya pula bahwa yang di gunakan ini adalah sistim pembelajaran layanan, sehingga pihaknya melayani peserta didik dengan berbagai sistim belajar mulai dari minat, perbedaan minat termasuk kecepatan belajarnya, sehingga di beri kesempatan pada para siswa belajar sesuai dengan kemampuannya, sehingga pihaknya mengginakan sistim pembelajaran berdifrensisasi.

Pihaknya melayani para siswa dengan berbagai tingkat perbedaan yang di katakan tadi, sehingga menurutnya, di berikan kesempatan bagi anak yang mempunyai kemampuan diatas rata – rata mereka bisa lulus dalam dua tahun saja, sehingga kata dia pihaknya akan menyediakan program layanan belajar untuk dua tahun. Bebernya

Namun jika siswa tersebut memiliki kemampuan belajar di bawa rata – rata maka pihak sekolah membuka kesempatan belajar empat tahun, selain itu juga adalayanan belajar yang tiga tahun seperti biasanya, dan pada prinsipnnya pihak sekolah tidak akan mau yang namanya ada yang tinggal kelas .

Menurutnya” jika ada siswa yang tidak tuntas dalam menyelesaikan pelajarannya maka pihaknya akan kaji lagi apa yang menjadi alasan siswa tersebut tidak tuntas entah materi belajar apa yang tidak tuntas ataupun mata pelajaran apa yang tidak tuntas, ataupun kompotensi dasar apa yang tidak tuntas, sehingga itu yang menjadi dasar untuk di perbaiki oleh pihak sekolah, yang namanya remedia di lakukan markipulasi ulang. Jelasnya

Tambah dia” Untuk menjadi sekolah SKS itu perlua adanya di rekomendasikan sehingga pada sekoalh SMA Negeri 6 memiliki SK-nya dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi guna melaksanakan sistim belajar kredit semester (SKS), dan itu sudah di buktikan setahun lalu SMA Negeri 6 Halut dengan sistim tersebut berhasil meluluskan kurang lebih 10 siswa terbaik dari sistim tersebut pada program dua tahun, yakni 6 dari jurusan IPA dan 4 dari Jurusan IPS.

Dan pada siswa tersebut juga ternyata berhasil lulus SNPTN dan ke 10 siswaq tersebut lulus dengan nilai rata – rata di atas 85, oleh karena itu saat ini dalam bermulai sistim belajar tersebut berjalan seperti biasa namun akan nampak nanti sekitar pada bulan oktober nanti, disitu akan ada perbedaan untuk kesempatan belajar siswa.

Sekolah SMA Negeri 6 Halut berhasil memiliki predikat terbaik Akreditasi A sejak tahun 2016 silam dengan nilai Akreditasi tertinggi se-Maluku Utara, dari predikat tersebut sekolah mulai mengejar peningkatan mutu Pendidikan sehingga pada tahun kemarin pihak sekolah telah mengikuti lomba Olimpiade saens atau yang di ganti dengan Kompetisi Sains Nasional (KSN) dan pihak sekolah SMA Negeri 6 berhasil menyapu bersih juara – juaranya, dari 9 mata Lomba. Beber Elen

Hal tersebut kata Elen prestasi akademik pihaknya tidak akan ketinggalan , namun pada prinsipnya tetap fokus pada layanan belajar bagi siswa dalam sebuah peningkatan mutu pendidikan, sehingga pada dasarnya pihaknya tetap akan melayani semua anak pada kecepatan belajar dan itu juga pada para Dewan guru di SMA Negeri 6 di bekali sehingga mampu memberikan pembelajaran yang berdefrensi walau pada sekoalh tersebut hanya di dapati 13 guru PNS, dengan di perbantukan oleh sekitar 4 Guru Kontrak daerah dan juga di perbantukan oleh Guru Honor yang di biayai oleh pihak Sekolah. Tutup Elen

(Endy-21)

 

 

 

 

 

 

 

 

Pendidikan

Bantu Belajar “DARING”, Brimob Piru Fasilitasi Anak Sekolah Dengan Wi-fi Gratis.

Piru,SBB,beritasumbernews.com, Di masa wabah pandemi virus corona atau covid-19 yang masih ada sampai dengan sekarang ini, mengakibatkan banyak kerugian bagi masyarakat luas, mulai dari orang dewasa hingga dengan anak-anak muda yang masih duduk di bangku-bangku sekolah.

Masih berbicara tentang pandemi yang merugikan kaum pelajar dan anak sekolah seperti sekarang ini, Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Maluku kembali mengambil langkah cepat untuk membantu meringankan masalah belajar yang diterima para kaum pelajar di tengah masa pandemi virus corona.

Menjalankan program unggulan Korps Brimob Polri yakni program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia), personil Brimob Kompi Piru ini menyediakan sarana dan pra sarana belajar bagi para pelajar yang sedang menjalani proses belajar daring atau belajar dari jaringan.

Kegiatan atau program BRAIN ini dilaksanakan langsung di Mako Kompi 2 Batalyon B Pelopor dengan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

Selain memiliki tujuan untuk membantu belajar daring anak sekolah, personil Brimob juga tentunya memberikan edukasi kepada para pelajar tentang tata cara melakukan pencegahan penyebaran virus corona secara mandiri, Komandan Kompi 2 Batalyon B Pelopor, Iptu Hendrik Laisina yang merupakan penanggung jawab program ini menyatakan bahwa, para personilnya selain mendampingi para pelajar, mereka juga menyediakan fasilitas belajar seperti buku dan tentunya akses internet yang mumpuni untuk digunakan para pelajar sesuai kebutuhan belajar mereka.

Iptu Hendrik Laisina juga mengarahkan para personilnya agar tetap memantau proses belajar para kaum muda tersebut dikarenakan sudah menjadi tanggung jawab sendiri bagi personil Brimob Polri untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya para generasi muda.  (Veja/Red)

Pendidikan

Ikut Memantau Posko PPKM Mikro,Waka Polda Sempat Tanyakan Kendala Saat PPKM

Ambon,beritasumbernews.com
Wakapolda Maluku Brigjen Pol Jan de Fretes, mewakili Kapolda Irjen Pol Refdi Andri, melakukan pemantauan pada posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro di sejumlah daerah di Kota Ambon, Senin (12/7/2021).

Pengecekan PPKM tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Jeffry A. Rahawarin, Pemantauan posko PPKM pertama dilaksanakan di kawasan Bandar Udara Pattimura, Kota Ambon. Turut hadir Kabinda Maluku, Danrem 151/Binaiya, Danlanud Pattimura, Waka Kejati Maluku, Walikota Ambon, Wakil Walikota Ambon, Perwakilan Gubernur Maluku dan sejumlah pejabat Kodam Pattimura dan Polda Maluku.

Para petinggi di Maluku tersebut tampak mengecek proses pelaksanaan PPKM Mikro yang diberlakukan terhadap aktivitas masuk keluar masyarakat di ibukota Provinsi Maluku ini.

Selain melakukan pengecekan, Pangdam Pattimura juga sempat bertanya kepada GM Bandara terkait tahapan khusus yang diberlakukan kepada para pengguna jasa penerbangan.

“Apakah ada tahapan khusus, seperti persiapan ruangan khusus jikalau ditemukan penumpang yang suhu badannya melebihi ketentuan maksimal,” kata Pangdam kepada GM Bandara Pattimura, Pribadi Maulana.

Menurut Pribadi Maulana, pihaknya tidak menyiapkan tahapan khusus tersebut. Hanya saja, kata dia, bila ditemukan penumpang yang suhu tubuhnya melebihi batas maksimal, akan langsung dipisahkan sambil menyiapkan tenaga kesehatan untuk menindaklanjutinya sesuai protokol kesehatan.

“Tidak ada tahapan khusus, hanya kalau ditemukan penumpang yang suhu badannya naik akan dipisahkan dan memanggil tim kesehatan untuk ditindak lanjuti sesuai protokol kesehatan,” kata dia.

Rombongan Pangdam dan Wakapolda juga melanjutkan perjalanan mengecek penerapan PPKM lainnya. Mereka sempat berhenti untuk melihat lokasi longsor yang terjadi di kawasan monumen Ambon City of Music, di Desa Hatiwe Besar.

Tak berselang lama, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju lokasi pelayanan masyarakat di kelurahan Batu Meja, Kota Ambon.

Wakapolda Maluku sempat bertanya kepada Babinsa Serda Dwiyanto dan Bhabinkamtibmas Bripka Andre Sohilait yang bertugas di Keluruhan Batu Meja.

Orang nomor 2 Polda Maluku itu menanyakan terkait kendala yang dihadapi selama pelaksanaan PPKM berskala Mikro di kawasan tersebut.

“Tidak ada kendala yang menonjol, hanya saja masih ada masyarakat yang belum patuh pada instruksi pemerintah seperti memakai masker dan ada juga yang belum melaksanakan vaksinasi,” kata Bhabinkatibmas menjawab pertanyaan Wakapolda Maluku. (Endy-21)

[instagram-feed]