Berita

Peringati 80 Tahun Brimob Polri, Brimob dan BRI Ambon Kolaborasi Gelar Khitanan Massal: Puluhan Anak Dapat Layanan Gratis

Ambon,- beritasumbernews.com – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Maluku menggelar kegiatan Bhakti Sosial Khitanan Massal yang memberikan layanan gratis kepada 50 anak dari berbagai wilayah di Maluku. Kegiatan sosial ini terlaksana melalui kerja sama antara Satbrimob Polda Maluku dan BRI Cabang Ambon, berlangsung di Tribun Makosat Brimob Polda Maluku, Sabtu (15/11/2025) pukul 09.00 WIT.

Acara dihadiri langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Wakil Dansat, jajaran PJU Satbrimob, Kepala BRI Cabang Ambon beserta staf, serta tenaga medis dari Biddokkes dan Rumkit Bhayangkara TK III Polda Maluku. Seluruh proses khitanan massal berjalan tertib, aman, dan lancar.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan Dansat Brimob Polda Maluku. Dalam amanatnya, Dansat menegaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT Brimob kali ini tidak hanya berorientasi pada internal satuan, tetapi juga dipersembahkan bagi masyarakat.

“Khitanan massal ini merupakan bentuk kehadiran Brimob di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa momentum HUT ke-80 Brimob Polri membawa manfaat nyata bagi warga, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan,” ujar Dansat dalam sambutannya.

Kepala BRI Cabang Ambon dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Satbrimob Polda Maluku.

“BRI berkomitmen mendukung kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut untuk menghadirkan kebermanfaatan bersama,” ungkapnya

Kegiatan dibuka dengan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan Dansat Brimob Polda Maluku. Dalam amanatnya, Dansat menegaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT Brimob kali ini tidak hanya berorientasi pada internal satuan, tetapi juga dipersembahkan bagi masyarakat.

“Khitanan massal ini merupakan bentuk kehadiran Brimob di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa momentum HUT ke-80 Brimob Polri membawa manfaat nyata bagi warga, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan,” ujar Dansat dalam sambutannya.

Kepala BRI Cabang Ambon dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Satbrimob Polda Maluku.

“BRI berkomitmen mendukung kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut untuk menghadirkan kebermanfaatan bersama,” ungkapnya.

Sebanyak 50 anak yang mengikuti khitanan massal berasal dari sejumlah desa dan kawasan di Pulau Ambon, termasuk Desa Suli, Morela, Mamala, Asilulu, Wakal, Hila, Kebun Cengkeh, Waihaong, Kampung Muhajirin, Tulehu, Kapaha, Nania, hingga Aspol Tantui dan Arbes.

Selain layanan medis, peserta juga menerima bingkisan dan uang saku, yang diserahkan secara simbolis oleh Dansat Brimob Polda Maluku dan Kepala BRI Cabang Ambon.

Proses khitanan ditangani tenaga kesehatan profesional dari Bid Dokkes Polda Maluku dan Rumkit Bhayangkara. Para orang tua yang hadir turut mengapresiasi inisiatif sosial ini, terutama karena meringankan beban biaya khitan bagi keluarga.

Kegiatan berlangsung hingga selesai dengan suasana tertib, aman, dan penuh kekeluargaan—mencerminkan komitmen Brimob dalam memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan khitanan massal yang digelar Satbrimob Polda Maluku bersama BRI Ambon kembali menegaskan peran penting institusi kepolisian dalam mendorong pendekatan humanis dan pelayanan publik. Momentum HUT ke-80 Korps Brimob Polri menjadi sarana memperkuat kedekatan antara aparat keamanan dengan masyarakat, sekaligus menghadirkan program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Kolaborasi antara Brimob dan perbankan nasional seperti BRI menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor dapat menghadirkan dampak sosial yang lebih luas dan berkesinambungan. (Chey)

Berita TNI AL

Guspurla Koarmada III Ambon Ungkap Penangkapan BBM Solar Eligal 40 Ton, KM Bangka Jaya 9

Ambonberitasumbernews.com – Laksamana Pertama TNI Andri Kristianto, M.Han, Komandan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada III, memimpin konferensi pers di Kantor Satrol Kodaeral IX Ambon, terkait penangkapan KM. Bangka Jaya 9. Pada Minggu Pukul 14.00 WIT

(16/11/2025)

Ini merupakan tindak lanjut dari operasi yang dilakukan oleh Guspurla Koarmada III untuk menegakkan kedaulatan dan hukum di laut Yurisdiksi Nasional wilayah kerja Koarmada III .

KM. Bangka Jaya 9 ditangkap oleh KRI Panah-626 pada 13 November 2025, pukul 18.15 WIT, di perairan utara Pulau Buru. Kapal ini adalah jenis Pleasure Craft yang terdaftar di Indonesia.

Dugaan pelanggaran: Palka ikan digunakan untuk menyimpan 40 ton solar tanpa dokumen yang sah.

Pelanggaran ini diduga melanggar UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas, Pasal 23 Ayat (2) Jo Pasal 53 Huruf B, dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara dan denda hingga Rp 40 miliar.

Dugaan pelanggaran: 16 dari 18 ABK tidak memiliki buku pelaut, melanggar aturan ketenagakerjaan dan keselamatan pelayaran.

Pelanggaran ini diduga melanggar UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Pasal 145, dengan ancaman sanksi pidana.

Dugaan pelanggaran: Personel kunci kapal (KKM, Mualim, Masinis) tidak memenuhi standar keselamatan (safe manning), melanggar UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Pasal 135.

Konferensi pers dihadiri oleh:
– Laksma TNI Andri Kristianto, M.Han (Danguspula Koarmada III)
– Kolonel Laut (P) Dr. Hariono, S.H., M.Tr.Hanla., M.A.P. (Asops Danguspula Koarmada III)
– Letkol Laut (P) Yudha Himawan, M.Tr.Opsla (Dankri PNH-626)

Penyerahan berkas perkara KM. Bangka Jaya 9 dilakukan pada 15 November 2025, pukul 14.00-14.15 WIT, dari Dankri PNH-626 kepada Kodaeral IX yang diwakili Mayor Laut (P) Budianto.

(Chey)

TNI AL

SONGSONG HARI ARMADA RI KODAERAL IX SUKSES GELAR BAKTI KESEHATAN DAN KOMSOS UNTUK MASYARAKAT SERAM UTARA-MALUKU TENGAH, GUNAKAN KAPAL PERANG KRI KERAPU-812

Ambonberitasumbernews.com – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon. Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas S.H. gunakan kapal perang KRI Kerapu-812 laksanakan misi Operasi Tombak Sakti-25 untuk menjaga keamanan laut di wilayah kerja Kodaeral IX sekaligus mendukung misi kemanusiaan Bakti Kesehatan dan Komsos yang merupakan rangkaian giat menyongsong Hari Armada RI tahun 2025.

Puncak dari misi kemanusiaan ini terwujud di Negeri Oping, Seram Utara, Maluku Tengah, pada Jumat 14 November 2025. Kegiatan yang dilaksanakan yakni Bakti Sosial, Pengobatan Gratis, Komunikasi Sosial dan Open Ship serta kunjungan Siswa-Siswi SD dan SMP Negeri Oping di KRI Kerapu-812 dalam Rangka rangkaian HUT Armada RI Tahun 2025. Kegiatan tersebut sukses dilaksanakan dua hari terhitung mulai tanggal 13-14 November 2025. Komandan KRI Kerapu-812 Mayor Laut (P) Pradipta Her R., S.S.T.Han.,M.AP. merasa bangga bisa memberikan yang terbaik untuk mendukung seluruh rangkaian giat, mulai dari keberangkatan, dilokasi/open ship dan sampai kembali ke pangkalan.

Kegiatan yang dilaksanakan Kodaeral IX antara lain Bakti Sosial, Pengobatan Gratis, Komunikasi Sosial dan Open Ship di KRI Kerapu-812. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh ratusan siswa-siswi SD/SMP dan masyarakat setempat yang berkesempatan untuk mengenal lebih dekat alutsista dan kehidupan prajurit TNI AL.

Seluruh rangkaian kegiatan di Maluku Tengah berjalan sukses, dan Masyarakat Negeri Oping menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kodaeral IX atas kepedulian dan bakti nyata yang telah diberikan, sekaligus berharap agar sinergi antara TNI Angkatan Laut dan rakyat dapat terus terjalin kuat di masa mendatang. Laksda Djodi menyampaikan “Kodaeral IX hadir untuk memberikan manfaat kepada seluruh elemen masyarakat, TNI AL dalam hal ini Kodaeral IX akan terus berkontribusi aktif terutama untuk saudara-saudara kita yang berada di pulau terluar”, ujarnya. (Chey)

Berita

BPJN Terus Lancarkan Pembangunan Di Maluku, Yana Astuti : Dermaga TNI AL Di Tawiri Sedang Dibangun

Ambon, – beritasumbernews.com – Balai pelaksanan jalan Nasional (BPJN) Maluku saat ini sedang membangun Dermaga Angkatan Laut di Tawiri.

Hal ini di sampaikan Kepala BPJN Maluku Yana Astuti saat ditemui di ruang kerjanya kemarin, menjelaskan bahwa” Pembangun dermaga angkatan Laut di Tawiri jni
merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur di Maluku, terutama di bidang kelautan dan perhubungan. Ungkap Astuti

Yana Astuti, yang merupakan perempuan pertama yang memimpin BPJN Maluku, telah menunjukkan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya dan memperkuat pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur yang tengah berjalan di wilayah Maluku.

Katanya” Pihaknya terus lakukan monitoring dan evaluasi pekerjaan pembangunan slipway dan beachingplate Dermaga Tawiri Angkatan Laut yang dilaksanakan oleh PPK 1.1 Satker PJN Wilayah I Provinsi Maluku pada Jumat, 14 November 2025.

Ini menunjukkan komitmen BPJN Maluku dalam memastikan proyek infrastruktur berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar kualitas .

Monitoring ini dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai standar teknis dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Pasalnya” monitoring untuk memastikan progres pekerjaan pembangunan slipway dan beachingplate Dermaga Tawiri Angkatan Laut berjalan sesuai rencana, sehingga dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.

Fasilitas slipway dan beachingplate Dermaga Tawiri Angkatan Laut dirancang untuk mempermudah proses naik dan turunnya kapal, serta menunjang aktivitas pemeliharaan dan perawatan kapal secara lebih efektif.

Monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan hingga pekerjaan tuntas, sebagai wujud komitmen terhadap kualitas pembangunan infrastruktur yang handal dan berkelanjutan. Tutup Yana Astuti. (Chey)

Berita

Dirjen Keuangan Daerah Fatoni Sebut Optimalisasi Pendapatan dan Efisiensi Belanja Jadi Kunci Pengelolaan Keuangan Daerah*

Jakarta. – beritasumbernews.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menekankan pentingnya langkah strategis dalam menjaga stabilitas dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah di tengah tantangan fiskal saat ini. Hal ini diungkapkannya di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (04/11/2025).

Menurutnya, terdapat dua jenis belanja daerah yang relatif sulit untuk dikurangi, yaitu Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat. Namun demikian, evaluasi secara objektif terhadap kedua pos belanja tersebut perlu dilakukan agar pengelolaan anggaran daerah tetap efisien dan tepat sasaran.

“Momen seperti sekarang ini penting untuk melakukan evaluasi secara objektif, apakah benar suatu belanja masih diperlukan atau tidak. Misalnya untuk TPP, jika tidak mau dikurangi, maka harus berbasis Kinerja,” ucap Fatoni.

“Pemerintah daerah dapat menetapkan batas maksimal, tetapi pembayarannya disesuaikan dengan capaian kinerja pegawai. Jika kinerja tidak tercapai, maka tidak dibayar penuh,” jelas Dirjen Bina Keuangan Daerah,” sambungya.

Beberapa daerah, lanjutnya, telah menerapkan mekanisme berbasis kinerja tersebut, dan terbukti dapat memberikan penghematan yang signifikan setiap bulan. Sistem ini juga mendorong peningkatan produktivitas aparatur daerah melalui insentif yang lebih adil dan terukur.

Lebih lanjut, Fatoni menegaskan bahwa dalam kondisi keuangan yang menantang seperti saat ini, terdapat dua langkah utama yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah.

Pertama, yaitu mengoptimalkan pendapatan daerah melalui peningkatan potensi pajak dan retribusi, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas sumber pendapatan sah daerah. Kemudian yang kedua juga mengoptimalkan belanja daerah agar lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Dua hal ini harus berjalan beriringan, meningkatkan pendapatan sekaligus memastikan belanja benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Efisiensi bukan berarti memangkas tanpa arah, tapi memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat maksimal,” tegasnya.

Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Keuangan Daerah akan terus memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan optimalisasi anggaran, sehingga kebijakan fiskal daerah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Arif)

Berita

Dirjen Keuda Fatoni Sebut Pengelolaan Uang Daerah di Bank Merupakan Bagian dari Sistem Kas Pemda

Jakarta.- beritasumbernews.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menegaskan bahwa seluruh uang kas milik pemerintah daerah (Pemda) yang tersimpan di bank merupakan bagian dari mekanisme resmi pengelolaan keuangan daerah. Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan persepsi publik bahwa daerah ‘menyimpan’ dan tidak membelanjakan uangnya.

“Selama ini ada kesan bahwa daerah sengaja menyimpan uangnya di bank. Padahal, berangkas Pemda itu memang ada di bank. Artinya, seluruh uang kas daerah tersimpan di rekening bank, dan akan digunakan sesuai rencana belanja yang sudah ditetapkan setiap bulan maupun triwulan,” ujar Fatoni dalam Indonesia Business Forum di Studio TvOne, Kuningan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Fatoni menjelaskan bahwa rekening milik pemerintah daerah di bank terdiri dari tiga jenis, yaitu giro, tabungan, dan deposito. Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sendiri berbentuk giro, karena digunakan untuk transaksi harian.

“Giro itu digunakan setiap hari dan jumlahnya bisa berkurang atau bertambah sesuai kondisi. Ketika ada transfer dari pusat atau pendapatan asli daerah, saldo akan bertambah. Sebaliknya, ketika belanja direalisasikan, saldo akan berkurang,” jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa sebagian daerah menyimpan dana dalam bentuk deposito apabila dana tersebut belum saatnya digunakan. Contohnya, dana untuk kegiatan yang akan direalisasikan pada akhir tahun. Selagi menunggu waktu pelaksanaan, dana tersebut disimpan dalam deposito guna memperoleh bunga.

“Ini bukanlah penyimpanan jangka panjang. Bunga dari deposito pun sepenuhnya menjadi pendapatan daerah, bukan untuk kepala daerah seperti yang kerap diasumsikan. Seluruh proses ini diaudit oleh BPK setiap saat,” tambah Fatoni.

Lebih lanjut, Fatoni menjelaskan bahwa data mengenai uang daerah yang tersimpan di bank dirilis secara berkala oleh Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Dalam Negeri. Data tersebut merupakan data bulanan yang selalu berubah.

Di sisi lain, Kemendagri melalui SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) mampu memantau realisasi APBD setiap hari. Oleh karena itu, perbedaan data antar periode adalah hal yang wajar.

“Bahkan beda hari saja angka bisa berubah. Jadi, kalau data bulanan berbeda dengan data harian, itu hal yang normal,” jelasnya.

Tercatat data per 12 November 2025, realisasi APBD tahun berjalan telah mencapai 61,04 persen, sedikit menurun dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar 61,63 persen. Meski demikian, Fatoni menegaskan bahwa jumlah uang yang dikelola tahun lalu lebih besar, sehingga secara kondisi umum, pola serapan tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya.

“Kondisinya hampir sama dengan tahun lalu, dan di akhir tahun realisasi dipastikan akan meningkat secara signifikan,” tutup Fatoni. (Arif)

Berita

BSKDN Kemendagri Susun Standar Pelayanan untuk Hadirkan Pelayanan Publik yang Berkualitas*

Jakarta-  beritasumbernews.com – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah menyusun dan memperkuat standar pelayanan di lingkungan internal, termasuk yang berkaitan dengan kegiatan fasilitasi dan asistensi kepada pejabat fungsional analis kebijakan di daerah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen BSKDN untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Jadi tugas BSKDN bukan hanya menghasilkan policy brief atau policy paper untuk Menteri Dalam Negeri, tetapi juga memiliki tugas tambahan yaitu memberikan fasilitasi dan asistensi bagi pejabat fungsional analis kebijakan di daerah. Karena itu, kegiatan seperti pelatihan, pendampingan, dan kerja sama dengan lembaga lain perlu diintegrasikan ke dalam standar pelayanan BSKDN,” ungkap Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat membuka kegiatan Seminar Policy Dialogue yang mengusung tema “Penguatan Kelembagaan Strategi Kebijakan untuk Akselerasi Layanan Dasar yang Inklusif” di Hotel Acacia Jakarta pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Lebih lanjut, Yusharto menjelaskan bahwa standar pelayanan publik merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas dan akuntabilitas penyelenggaraan layanan pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang mewajibkan setiap penyelenggara pelayanan publik untuk menyusun, menetapkan, dan menerapkan standar pelayanan sebagai tolok ukur dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Dalam memberikan pelayanan kita harus memperhatikan norma yang ditetapkan oleh pemerintah sehingga apa yang diupayakan dapat berdampak baik bagi masyarakat” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga menyoroti kolaborasi BSKDN dengan Program SKALA dalam memperkuat kapasitas analis kebijakan di 12 daerah pilot project. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu contoh nyata penerapan standar pelayanan yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kompetensi aparatur di daerah.

“Kondisi di daerah pilot project sudah semakin baik. Kami berharap program ini menjadi contoh bagi daerah lain untuk memperkuat kapasitas pejabat fungsional analis kebijakan. Di masa mendatang, kami ingin kegiatan semacam ini diabsorb dan dijadikan bagian dari standar pelayanan yang dilaksanakan oleh BSKDN,” ujar Yusharto.

BSKDN juga terus memperdalam penyusunan standar pelayanan dengan berdialog bersama sejumlah kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Hukum serta Kementerian Luar Negeri, guna memperoleh masukan dan memastikan kesesuaian fungsi badan strategi kebijakan dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

Yusharto menegaskan, penerapan standar pelayanan yang baik tidak hanya akan memperjelas mekanisme kerja lembaga, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk mengukur kinerja dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Dengan demikian Bapak/Ibu sekalian kami berharap BSKDN ke depan ini akan memfasilitasi dari Bapak dan Ibu yang ada di daerah untuk bisa bersama-sama menghasilkan policy brief atau pun produk-produk yang lain yang berkualitas untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah,” pungkasnya. (Afif)

Berita

KODAERAL IX AMBON BERIKAN EDUKASI KOMPREHENSIF DAN KIT PERAWATAN GIGI GRATIS KEPADA SISWA DESA OPIN KEC. SERAM UTARA KABUPATEN MALUKU TENGAH

Ambonberitasumbernews.com -Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon. Peduli kesehatan gigi dan mulut masyarakat Desa Opin, Kodaeral IX melaksanakan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di Gedung Serbaguna Negeri Opin, Kec. Seram Utara, Kab. Maluku Tengah. Jumat (14/11/2025)

Kegiatan penyuluhan kesehatan ini merupakan salah satu rangkaian acara kegiatan Kodaeral IX dalam rangka HUT Armada RI Tahun 2025 di Desa Opin, kegiatan tersebut diikuti oleh siswa/siswi yang berada di Desa Opin dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut meliputi pengenalan anatomi gigi, fungsi gigi, macam-macam bentuk gigi, dan pentingnya menyikat gigi, para siswa/siswi juga diajarkan cara menyikat gigi dengan baik dan benar.

Pada kegiatan tersebut tim Kesehatan Kodaeral IX yang dipimpin oleh Kadiskes Kodaeral IX Letkol Laut (K) drg. Slamet Riyadi, Sp.BMM juga membagikan 1 set alat sikat gigi kepada para siswa/siswi Desa Opin dan sekitarnya yang bertujuan agar anak-anak tersebut lebih rajin dalam merawat gigi.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi anak-anak Desa Opin dan sekitarnya dalam merawat gigi dan mulut mereka. (Chey)

Berita

DANKODAERAL IX TERIMA _COURTESY CALL_ (CC) KEPALA KANTOR CABANG PELNI AMBON*

Ambonberitasumbernews.com . Komando Daerah Angkatan Laut IX Ambon (Kodaeral IX Ambon). Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas S.H., menerima _Courtesy Call_ (CC) Kepala Kantor Cabang Pelayaran Nasional Indonesia Ambon Bpk. Marthin Heryanto bertempat di Lobby Mako Kodaeral IX. Kamis (13/11/2025)

_Courtesy Call_ merupakan kunjungan yang dilakukan untuk menunjukkan rasa hormat atau kesopanan, biasanya antara dua pihak yang berkedudukan tinggi. Ini adalah bentuk komunikasi formal yang bertujuan untuk menjaga hubungan baik dan memperkuat ikatan antara pihak-pihak yang terlibat.

Dankodaeral IX Laksda Hanarko Djodi P., didampingi Kapok Sahli Kodaeral IX, Danpomal Kodaeral IX, dan Paban Lidpamgal Sintel Kodaeral IX menyambut hangat rombongan PT. Pelni Cabang Ambon. Selain bersilaturahmi, kunjungan tersebut juga membahas kerja sama yang selama ini sudah terjalin antara Kodaeral IX dan Pelni Cabang Ambon dalam menjaga keamanan pelayaran, pengawasan wilayah, serta dukungan logistik.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Cabang Pelni Ambon Bpk. Marthin menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan yang telah diberikan Kodaeral IX selama ini.

Dankodaeral IX Laksda Hanarko Djodi P., juga menyebutkan Kodaeral IX siap mendukung tugas Pelni Cabang Ambon dalam menjaga keamanan dan ketertiban di pelabuhan, serta menjalankan fungsi ekonomi penting di wilayah Maluku.

“Kodaeral IX akan selalu siap baik personel maupun materil dalam mendukung Pelni Cabang Ambon untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dalam pelayaran di laut Maluku” ujar Laksda Hanarko Djodi P.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana yang hangat penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (Chey)

Uncategorized

DPRD ProvMal Desak Bupati Malteng, Tindaklanjuti Aspirasi Pemekaran Kota Kepulauan Lease

Ambonberitasumbernews.com – Desakan ini muncul setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Maluku dan Konsorsium Lease pada Kamis, 13 November 2025 .

Ketua DPRD Maluku, Benhur G. Watubun, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Kota Kepulauan Lease, yang telah memiliki dasar hukum sejak tahun 2013 melalui surat keputusan bersama DPRD Maluku dan Gubernur Maluku .

DPRD Maluku berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk menindaklanjuti RDP tersebut

.Anggota DPRD Maluku, Wahid Laitupa, menegaskan bahwa seluruh persyaratan administratif pemekaran Lease telah dipenuhi dan diverifikasi oleh Komisi I .

Dokumen pemekaran yang diajukan Konsorsium Lease telah ditelaah secara lengkap, mencakup kajian akademik, dukungan raja dan saniri, serta rekomendasi administratif dari negeri-negeri di wilayah Lease. Oleh karena itu, Laitupa menilai tidak ada alasan bagi Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk menunda implementasi aspirasi ini .

Pemekaran Kota Kepulauan Lease dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan mengatasi rentang kendali pemerintahan yang terlalu luas di Maluku Tengah .

Selain itu, pemekaran ini juga dinilai penting untuk mencapai keadilan anggaran nasional, mengingat alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana transfer pusat yang diterima Maluku selama ini dianggap tidak proporsional.

Pembentukan daerah otonomi baru diharapkan dapat meningkatkan alokasi anggaran dari pusat serta mempercepat pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di wilayah Kepulauan Lease .

Konsorsium Lease juga menyoroti urgensi pemekaran untuk mengatasi hambatan administratif dan akses layanan pemerintahan yang terpusat di wilayah daratan Maluku Tengah .

(Chey)

[instagram-feed]