Berita TNI

Silaturahmi Pangdam XV/Pattimura dengan Awak Media di Kediaman Resmi

Ambon – beritasumbernews.com – Pangdam XV/Pattimura Ambon Dody Triwinarto menggelar silaturahmi bersama awak media di kediaman resmi Pangdam XV, belum lama ini. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam, para asisten, Kabekang, Kapendam, serta para pejabat Kodam XV/Pattimura lainnya. (Ambon 22/04/2026)

Mengawali sambutannya, Pangdam menyampaikan permohonan maaf tidak bisa menyebut satu per satu nama rekan jurnalis yang hadir.

“Pertama-tama saya mengajak kita bersyukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Alhamdulillah hari ini kita masih diberikan nikmat kesehatan sehingga bisa kumpul silaturahmi dengan rekan-rekan media yang saya banggakan,” ujarnya.

Pangdam XV Pattimura Ambon Dody Triwinarto menegaskan dirinya adalah keluarga baru bagi Ambon. Ia menyampaikan amanah dari almarhumah ibundanya.

“Saya berdiri di sini untuk melapor kepada media, bahwa saya adalah keluarga Ambon yang baru. Saya adalah bagian dari rakyat Ambon. Amanah ibunda saya: di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Di situlah keluargamu. Dan berbuatlah bermanfaat buat orang lain,” ungkapnya.

Ia berterima kasih kepada media yang hadir mewakili rekan-rekan lain yang berhalangan karena kesibukan.

“Ini murni silaturahmi. Supaya saling mengenal, supaya tidak ada batas di antara kita.”

Pangdam berkomitmen menjadikan pertemuan dengan media sebagai program rutin.

“Insyaallah minimal 2 bulan sekali kita buat pertemuan. Mungkin kita setting evaluasi dan sebagainya. Pertemuan ini saya jadikan program dalam pekerjaan saya. Kenapa tidak 1 bulan sekali? Karena kalau 1 bulan sekali saya lebih banyak di lapangan. Jadi 2 bulan sekali, tiap awal bulan. Tempatnya bisa di sini, bisa ngopi bareng, di mana saja. Yang pasti kita buat forum komunikasi,” jelasnya.

“Saya Tidak Alergi dengan Media”
Pangdam menegaskan dirinya terbuka dengan media.

“Saya termasuk prajurit yang tidak alergi dengan media. Saya bisa berdiri di sini karena kawan-kawan media di Indonesia. Saya memang gaptek, gagap teknologi. Saya tidak punya TikTok pribadi, tidak punya IG, tidak pakai Facebook. Tapi kata teman-teman, saya ada di IG teman-teman, saya ada di Facebook. Kalau kalian cari nama saya di Google, langsung keluar kegiatan saya,” katanya.

Ia menegaskan publikasi bukan untuk pencitraan. “Tidak ada niat untuk narsis. Tapi memang amanah yang diberikan Tuhan dan pekerjaan di bidang nasional maupun daerah membuat saya dikenal. Kegiatan positif wajib diceritakan, diinformasikan. Tuhan memang Maha Tahu dan kita harus ikhlas, tapi manusia perlu dikasih tahu. Lewat rekan media inilah kita kasih tahu.”

Pangdam XV Pattimura Ambon Dody Triwinarto menceritakan kesan pertama saat menginjakkan kaki di Ambon.

“Saya baru pertama kali ke Ambon. Dulu saya pernah bertugas di Papua satu setengah tahun, tapi hanya transit, tidak sempat keluar bandara. Jadi ini pertama kali saya menginjak Bumi Ambon Manise. Ini kebanggaan dan nikmat yang luar biasa. Saya yakin keluarga saya akan bertambah. Dengan tambah keluarga, tambah silaturahmi, semakin panjang usia kita. Itu prinsip saya.”

Ia menggambarkan saat dari udara melihat banyak pulau. “Saya tanya, di mana daratannya? Pulau semua. Setelah mendarat dua minggu lalu, saya lihat orang Ambon. Kalau boleh jujur, awalnya saya takut. Laki-lakinya terlihat keras. Saya pikir kalau boleh pulang, saya pulang. Tapi tiketnya sudah tidak ada tiket pulang,” ucapnya disambut tawa.

“Ternyata setelah dua-tiga hari, alhamdulillah semuanya bersahabat, semuanya baik. Betul kata Pak Wakil, orang Ambon itu hatinya lembut. Hanya ekspresinya saja yang tegas. Sensitif sekali. Mau minta rokok saja gaya bicara tegas: ‘Ada rokok? Boleh minta satu?’,” pungkasnya

(Chey)

TNI

Profil Mayjen TNI Dodi Triwinarto: Dari Yonif 700/Raider hingga Pimpin Satgas PKH Tertibkan 5 Juta Hektare

Ambon – beritasumbernews.com Perjalanan karier militer Mayjen TNI Dodi Triwinarto berawal dari pendidikan Akademi Militer. Ia dilantik sebagai perwira TNI Angkatan Darat pada tahun 1996. Sejak itu ia menapaki berbagai jabatan strategis di tubuh TNI AD, termasuk di satuan elit yang dikenal dengan mobilitas tinggi dan kesiapan tempur di berbagai medan.

Kariernya berkembang konsisten melalui berbagai jabatan strategis. Ia pernah menjabat Komandan Yonif 700/Raider di Makassar hingga Dandim 1402/Polman. (Rabu 22/04/2026)

Pada tingkat yang lebih tinggi, ia dipercaya menjabat Kasdam VII/Wirabuana dan Danbrigif 7/Rimba Raya, serta Kainfolahtadam XVII/Cenderawasih dan Asops Kasdam Jaya.

Dalam penugasan teritorial, ia memimpin Korem 023/Kawal Samudra di Sibolga dan Korem 132/Tadulako di Palu. Dua wilayah yang menuntut kepemimpinan adaptif sekaligus kemampuan membangun kedekatan dengan masyarakat.

Saat menjabat Danrem 132/Tadulako, ia berhasil membawa satuan meraih sejumlah prestasi nasional, termasuk program ketahanan pangan, TMMD, serta capaian di berbagai bidang olahraga.

Berkat jiwa petarung dan tak mudah menyerah, saat Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura menunjuknya sebagai Chef de Mission Kontingen Sulteng, ia membuktikan kapasitasnya. Hingga penutupan PON XXI Aceh-Sumut 2024, Sulteng berhasil mengumpulkan 35 medali dan menorehkan sejarah baru untuk dunia olahraga Sulteng.

Dalam konteks operasi dalam negeri, ia berhasil menumpas teroris Santoso saat ditunjuk sebagai Dansatgaskoor TNI Operasi Tinombala. Penugasan ini menjadi bagian penting rekam jejaknya yang menunjukkan kemampuan mengelola operasi keamanan di wilayah dengan kompleksitas tinggi.

Salah satu penugasan strategis nasional yang menonjol adalah ketika dipercaya Presiden Prabowo Subianto memimpin Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Satgas dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025 sebagai instrumen negara dalam audit, penertiban, dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan kawasan hutan, perkebunan, dan pertambangan.

Dalam pengabdiannya sebagai Dansatgas PKH, Mayjen TNI Dodi Triwinarto menorehkan capaian luar biasa. Lebih dari 5 juta hektare lahan berhasil ditertibkan dan dikelola kembali untuk kepentingan negara. Dari upaya tersebut, triliunan rupiah berhasil diselamatkan menjadi kontribusi besar bagi penerimaan negara.

Di balik setiap capaian, ada istri tercinta yang selalu memberi support dan doa tanpa henti, Ny. Diah Nursulistia. Dari pernikahan itu dikaruniai 3 orang anak. Bersama keluarga tercinta, ia menemukan kekuatan, keseimbangan, dan semangat dalam setiap langkah pengabdian.

Keluarga menjadi pondasi utama dalam menjaga integritas, kehormatan, dan dedikasi sebagai prajurit.

Kini ia mengemban amanah sebagai Pangdam XV/Pattimura, melanjutkan pengabdian sang petarung di Bumi Raja-Raja.

(Chey)

Berita

KM Express Bahari 9B Terbakar di Dermaga Haria Saparua, Kerugian Ditaksir Rp900 Juta

Saparua – beritasumbernews.com – Satu unit kapal cepat KM Express Bahari 9B terbakar di Dermaga Pelabuhan Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 21.50 WIT.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun seluruh badan kapal ludes terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp900.000.000.

Kronologi Berdasarkan Keterangan Saksi: Rusli Rumalean, 38 tahun – Kapten Kapal Alamat: Desa Nania RT 10/RW 03, Kec. Baguala, Kota Ambon.

Menurut Rusli, saat itu ia selesai makan dan beristirahat di ruang VIP. Tiba-tiba lampu padam dan ia melihat asap naik dari buritan kapal sampai ke ruang VIP. Ia langsung berlari ke kamar mesin untuk mengecek.

“Sampai di kamar mesin asap sudah tebal. Saya ambil APAR untuk padamkan api, tapi api tidak bisa dipadamkan dan saya sudah susah bernapas. Saya keluar ke pelabuhan minta tolong warga,” ujarnya.

2. Adri Lumunon, 61 tahun – Masinis/Bas Alamat: BTN Waitatiri Blok A, Kec. Salahutu, Kab. Maluku Tengah.

Adri menjelaskan, saat itu ia selesai menjalankan mesin kiri sebagai persiapan berangkat ke Tulehu besok pagi. Setelah mesin jalan, ia naik ke ruang C untuk mengecek HP yang sedang dicas.

“Tiba-tiba lampu kapal mati. Saya lihat ABK Goldy lari ke kamar mesin, saya ikut. Sampai di kamar mesin asap sudah tebal. Kami ambil alat pemadam dan semprot ke arah asap, tapi asap terlalu tebal. Kami keluar ke pelabuhan minta tolong warga,” katanya.

3. Goldy Payer, 27 tahun – Oiler/ABK Mesin Alamat: Desa Latta, Kec. Baguala, Kota Ambon.

Goldy menuturkan, setelah selesai kerja mesin bersama Bas, ia naik ke atas untuk makan. Tiba-tiba lampu padam dan ia langsung turun ke kamar mesin.

“Sampai di kamar mesin api sudah besar dan asap tebal. Saya coba padamkan pakai APAR tapi tidak berfungsi. Saya lari ke ruang VIP ambil APAR tabung biru, semprot dari jendela blower kanan, tapi api tidak bisa mati dan saya tidak bisa napas. Saya lari keluar minta tolong warga,” jelasnya.

Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun seluruh badan KM Express Bahari 9B terbakar. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp900.000.000.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Kapal sedianya dijadwalkan berangkat ke Tulehu pada Rabu pagi, 22 April 2026.

(Chey)

Berita

TNI–POLRI SIGAP TANGANI AKSI PEMALANGAN JALAN AMBON–LIANG, SITUASI KEMBALI KONDUSIF

Ambon,- beritasumbernews.com – Aparat gabungan TNI–Polri bersama pemerintah setempat bergerak cepat menangani aksi pemalangan jalan yang dilakukan sejumlah pengemudi angkutan kota (angkot) jurusan Negeri Liang di perbatasan Negeri Waai dan Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (20/4).

Aksi yang terjadi sekitar pukul 08.10 WIT itu sempat menyebabkan kemacetan total di ruas jalan Ambon–Liang dan Liang–Ambon.

Menyikapi situasi tersebut, personel Polsek Salahutu bersama unsur TNI segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan negosiasi dengan massa.

Kapolsek Salahutu, AKP Aris, S.Sos menyampaikan bahwa langkah cepat aparat di lapangan berhasil meredam potensi eskalasi konflik serta memastikan situasi tetap terkendali.

“Kami bersama rekan-rekan TNI dan tentunya dukungan dari para Raja langsung melakukan pendekatan persuasif kepada para pengemudi dan masyarakat. Prioritas kami adalah menjaga keamanan serta membuka kembali akses jalan bagi masyarakat,” ujarnya.

Aksi pemalangan dipicu oleh insiden pelemparan terhadap salah satu mobil angkot milik warga Negeri Liang yang terjadi lebih awal sekitar pukul 06.00 WIT di kawasan Klostor Hurnala, Negeri Tulehu. Dalam kejadian tersebut, kendaraan mengalami kerusakan pada bagian kaca dan bodi akibat lemparan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Sebagai tindak lanjut, aparat TNI–Polri memfasilitasi mediasi yang berlangsung di Mapolsek Salahutu pada pukul 10.30 WIT. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Raja Negeri Tulehu, Raja Negeri Liang, pihak kecamatan, serta keluarga terkait.

Dari hasil mediasi, disepakati bahwa:

Seluruh permasalahan akan diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku;

Kerugian akibat kerusakan kendaraan akan diganti;

Kedua pihak menjamin tidak akan terjadi lagi aksi pemalangan maupun kekerasan.

Berkat sinergi TNI–Polri dan dukungan seluruh pihak, pada pukul 12.00 WIT akses jalan berhasil dibuka kembali dan arus lalu lintas kembali normal. Situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Aparat juga menindaklanjuti dugaan pencemaran nama baik di media sosial yang menjadi salah satu pemicu kejadian. Pihak terkait telah diarahkan untuk menjalani proses hukum di Polresta Ambon.

TNI–Polri mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan setiap persoalan kepada aparat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku. (**)

OJK

OJK AJAK PEREMPUAN TELADANI KARTINI, PERKUAT BUDAYA INTEGRITAS DAN ANTI-FRAUD OJK 

Rembang – beritasumbernews.com – Rini menegaskan bahwa tanpa integritas, kebijakan yang baik dapat kehilangan

legitimasi, dan tanpa kepercayaan publik, institusi negara akan sulit menjalankan

perannya secara efektif.

Ia menjelaskan bahwa berbagai organisasi internasional, seperti OECD, G-20, dan

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menempatkan pengelolaan konflik kepentingan

sebagai salah satu pilar penting dalam membangun public integrity system. Untuk itu,

Kementerian PAN-RB telah menerbitkan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 17 Tahun

2024 tentang Pengelolaan Konflik Kepentingan.

Peraturan tersebut bertujuan memberikan kerangka yang jelas bagi aparatur negara

untuk mengenali potensi konflik kepentingan, melaporkannya secara terbuka, serta

memastikan pengambilan keputusan tetap berpihak pada kepentingan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Rini juga mengapresiasi komitmen OJK dalam membangun

budaya integritas melalui berbagai inisiatif, antara lain program Proud Without Fraud dan

penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian

Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Amurwani Dwi Lestariningsih,

yang hadir secara daring menyampaikan bahwa perempuan masih menghadapi berbagai

tantangan di ruang publik, seperti diskriminasi, stereotip gender, serta hambatan

struktural dalam memperoleh posisi strategis dan pengakuan yang setara.

“Untuk mengatasi tantangan tersebut, perempuan perlu bersikap tegas dan jujur dalam

meraih cita-cita, sambil tetap menjaga nilai etika dan integritas,” kata Amurwani.

Ia juga menekankan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun

fondasi keluarga, termasuk dalam menanamkan nilai-nilai integritas dari generasi ke

generasi.

Talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif, antara lain putri

penulis buku biografi Kartini Myrtha Soeroto, Plh. Direktur Utama RS Kemenkes

Surabaya dr. Martha Muliana, Anggota Komisi V DPR RI Harmusa Oktaviani, serta Ketua

TP PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin.

Pesan Integritas dari Tokoh Perempuan Nasional

Sebagai rangkaian kegiatan, ditayangkan video “Pesan Integritas Inspirasi Perempuan

Indonesia”, yang memuat pesan dari sejumlah tokoh perempuan nasional mengenai

pentingnya integritas, keberanian, dan kemandirian sebagai nilai yang sejalan dengan

semangat Kartini.

Kegiatan tersebut diselenggarakan secara hybrid, dihadiri oleh 220 peserta secara luring

dan sekitar 4.500 peserta secara daring yang berasal dari kementerian/lembaga, anggota

DPR RI dan DPD RI, pelaku industri jasa keuangan, akademisi, tokoh perempuan,

mahasiswa, serta pegawai OJK.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pemangku kepentingan, antara lain

perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bank Indonesia, pemerintah daerah,

 

 

 

 

 

 

 

 

OJK

OJK AJAK PEREMPUAN TELADANI KARTINI, PERKUAT BUDAYA INTEGRITAS DAN ANTI-FRAUD OJK 

Rembang – beritasumbernews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat budaya kerja
berintegritas dengan mengajak seluruh pemangku kepentingan meneladani semangat
perjuangan R.A. Kartini, khususnya dalam membangun sikap independen, keberanian
berpikir kritis, serta keteguhan memegang nilai moral, etika, akuntabilitas, dan tanggung
jawab.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK
Sophia Wattimena, dalam kegiatan Inspiring Talkshow bertema “Kartini Menginspirasi:
Berjiwa Independen, Teguh Berintegritas”, yang diselenggarakan di Pendopo Museum R.A.
Kartini, Rembang, Provinsi Jawa Tengah, Senin.

Sophia menekankan bahwa peran perempuan semakin strategis dalam penguatan tata
kelola, baik di sektor publik maupun sektor jasa keuangan. Namun demikian,
peningkatan peran tersebut masih dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk isu
kesetaraan dan kekerasan berbasis gender.

“Dalam birokrasi, sekitar 57 persen aparatur sipil negara adalah perempuan. Pada saat
yang sama, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 1.000 kasus kekerasan berbasis
gender, dengan sekitar 80 persen korbannya adalah perempuan,” kata Sophia.

Sophia menambahkan bahwa perempuan memiliki kontribusi fundamental dalam
membangun generasi berintegritas, antara lain melalui peran sebagai pendidik pertama
di keluarga, role model dalam kehidupan sosial, serta pengelola ekonomi rumah tangga,
sehingga integritas harus ditanamkan sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga.

Lebih lanjut, Sophia menegaskan bahwa peran perempuan juga menjadi kunci dalam
mendukung program prioritas pemerintah, khususnya Asta Cita keempat tentang
penguatan pembangunan sumber daya manusia dan kesetaraan gender, serta Asta Cita
ketujuh tentang reformasi tata kelola, penegakan hukum, dan pemberantasan korupsi.

Melalui peringatan Hari Kartini di Rembang ini, OJK tidak hanya mengangkat isu
kepemimpinan perempuan, tetapi juga mendorong kontribusi nyata perempuan dalam
penguatan tata kelola pembangunan nasional.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, yang hadir secara daring menyampaikan bahwa integritas
merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi
negara.

“Dalam tata kelola pemerintahan modern, integritas dan independensi bukan sekadar (chey)

Berita

Sekretariat Angkatan Muda GPM Diresmikan, Roberd Sapulette: Jadilah Garam dan Terang bagi Masyarakat

AMBON –  beritasumbernews.com –Pemerintah Kota Ambon secara resmi meresmikan kantor sekretariat cabang atau ranting organisasi Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (GPM) yang berlokasi di kawasan Pantai Wanitu. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Ambon (Sekot), Roberd Sapulette, ST., MT., pada hari Sabtu, (18/04/2026). tepat pukul 16.30 WIT.

Acara peresmian yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita ini menjadi momen bersejarah bagi seluruh keluarga besar Angkatan Muda GPM di wilayah tersebut.

Kehadiran Sekretaris Daerah dalam kesempatan ini menunjukkan perhatian dan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan yang positif.

Dalam sambutannya yang penuh makna, Sekda Roberd Sapulette menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas selesainya pembangunan gedung tersebut.

Menurutnya, tidak semua organisasi atau kelompok masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk dapat memiliki tempat atau sekretariat sendiri, terutama di tengah kota yang padat seperti Kota Ambon.

“Kita harus menyadari bahwa membangun sebuah tempat ibadah atau perkumpulan bukanlah hal yang mudah. Kota Ambon memang memiliki potensi dan sumber daya, namun mendapatkan lahan yang strategis untuk membangun gedung permanen adalah sebuah tantangan besar yang tidak semua pihak bisa dapatkan,” ujar Roberd dalam sambutannya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk benar-benar bersyukur kepada Tuhan Yesus atas berkat dan rahmat yang telah diberikan.

Kesempatan untuk memiliki gedung yang layak dan bagus ini harus disyukuri sebagai anugerah yang luar biasa, mengingat untuk membangun sebuah rumah hunian saja seringkali memerlukan perjuangan yang berat, apalagi membangun gedung organisasi yang megah seperti ini.

Lebih jauh, Roberd menekankan pertanyaan mendasar mengenai fungsi dan tujuan dari keberadaan gedung tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik semata tidak cukup jika tidak diimbangi dengan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Pertanyaannya, apakah pembangunan gedung ini nantinya akan benar-benar berdampak bagi kehidupan kita dan masyarakat sekitar? Jawabannya ada pada bagaimana kita mengelola dan memanfaatkannya,” tegasnya.

Gedung ini seharusnya menjadi tempat berkumpul yang positif, tempat belajar, berdoa, dan membangun persaudaraan, sebagaimana pesan yang telah disampaikan dalam khotbah sebelumnya. Jika fungsi ini dijalankan dengan benar, maka dampaknya akan sangat terasa dan nyata di lingkungan Pantai Wanitu.

“Saya berharap, dengan adanya sekretariat ini dan kehadiran rekan-rekan di sini, maka kita tidak akan lagi melihat keributan, kekacauan, atau hal-hal negatif yang terjadi di area pantai ini pada malam hari. Gedung ini harus menjadi benteng moral dan ketertiban bagi lingkungan sekitar,” tambahnya optimis.

Keberadaan organisasi yang aktif di lokasi tersebut juga akan menjamin keamanan dan kenyamanan.

Tidak perlu lagi ada kekhawatiran mengenai keamanan aset atau lingkungan, karena dengan adanya aktivitas positif yang dilakukan oleh para pengurus dan anggota, tempat ini akan selalu terjaga dan terawat dengan baik.

Roberd Sapulette juga menyoroti fenomena kehidupan sosial yang tengah terjadi di masyarakat saat ini. Berbagai masalah sosial yang sering disinggung dalam berbagai kesempatan, termasuk yang disampaikan oleh Bapak Pendeta, menjadi perhatian bersama yang harus diwaspadai dan dicegah.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab semata dari pihak kepolisian maupun TNI.

Lebih dari itu, kunci utama keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai terletak pada kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat itu sendiri.

“Kita semua punya andil dan tanggung jawab moral untuk menjaga lingkungan tempat kita tinggal dan berkumpul. Kesadaran bersama inilah yang akan menjadi benteng terkuat untuk mencegah masuknya pengaruh-pengaruh buruk atau penyakit sosial lainnya,” jelasnya.

Menyikapi hal tersebut, ia juga mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh rekan-rekan anggota yang semalam telah melakukan kegiatan pembersihan atau perayaan ulang tahun dengan cara yang positif di lokasi tersebut.

Hal ini menjadi bukti bahwa organisasi ini memiliki jiwa sosial yang tinggi dan peduli terhadap lingkungan.

“Saya berharap sangat agar rekan-rekan sekalian dapat terus menjadi ‘garam dan terang’ dalam setiap perjalanan kehidupan ke depan.

Artinya, jadilah pemberi pengaruh baik, penyejuk suasana, dan juga penerang yang memberikan contoh teladan bagi orang lain, terutama bagi generasi muda lainnya,” pesannya penuh harap.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, Roberd Sapulette juga tidak lupa menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-45 bagi GM4.

Harapannya, organisasi ini semakin dewasa, semakin solid, dan semakin memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan kota Ambon.

Selain itu, ucapan selamat ulang tahun juga ditujukan secara khusus kepada Ibu Pendeta yang merayakan hari lahirnya pada tanggal 16 April kemarin.

Semoga dengan bertambahnya usia, semakin bertambah pula hikmat, kesehatan, dan semangat dalam melayani Tuhan dan sesama.

Acara peresmian ini diharapkan menjadi titik balik bagi perubahan positif di kawasan Pantai Wanitu. Keberadaan sekretariat yang representatif diharapkan mampu menampung berbagai kegiatan kreatif, rohani, dan sosial yang positif bagi pemuda.

Dengan adanya wadah yang layak ini, potensi-potensi muda dapat digali dan dikembangkan ke arah yang lebih produktif, sehingga mampu menekan angka kenakalan remaja dan masalah sosial lainnya yang sering menjadi keluhan masyarakat.

Kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan seperti ini harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Sinergi ini sangat penting untuk mewujudkan Kota Ambon yang tidak hanya maju secara pembangunan fisik, tetapi juga maju dalam karakter dan moral masyarakatnya.

Akhir kata, semoga gedung sekretariat ini menjadi rumah bersama yang membawa berkat, kedamaian, dan kesejukan bagi semua orang yang masuk ke dalamnya, serta menjadi aset berharga bagi kemajuan organisasi dan pembangunan daerah ke depannya”tutup Robertd Sapulette.

(**)

Berita

Bagian Hukum Akan Laporkan Akun Tiktok yang Menyerang Pejabat Pemkot Ambon

Ambon,- beritasumbernews.com – Juru Bicara Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Ronald Lekransy menegaskan, pihaknya akan melaporkan sejumlah akun media sosial (TikTok) ke Polersta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, lantaran diduga telah menyebarkan informasi bermuatan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap para pejabat di wilayah kerja kami.

Hal ini disampaikan Lekransy, di ruang kerjanya, Senin (20/4/2026). Untuk diketahui proses pelaporan akan dilakukan Selasa (21/4/2026).

“Langkah hukum ini melalui Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kota Ambon Lexy M. Manuputty, SH diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga integritas aparatur, serta memastikan bahwa proses pemerintahan berjalan secara profesional, objektif, dan bebas dari intervensi yang tidak sah,” jelas Lekransy.

Laporan tersebut berkaitan dengan pernyataan-pernyataan menyinggung, yang bermunculan setelah seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Ambon dibuka proses pendaftarannya.

“Namun demikian, setelah proses pendaftaran berlangsung, muncul sejumlah konten pada akun TikTok tertentu yang menyebarkan informasi tidak benar, bersifat tendensius, serta mengandung tuduhan yang tidak didukung oleh fakta maupun alat bukti yang sah. Dan secara langsung menyerang kehormatan dan nama baik para calon, sehingga dinilai telah memenuhi unsur pencemaran nama baik dan fitnah, sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum pidana yang berlaku, dan juga berdampak pada ajakan seruan aksi yang berpotensi kegaduhan,” terangnya.

Menurutnya, tudingan-tudingan yang di sampaikan melalui akun pada platform TikTok ini, tidak hanya menyasar pada bakal calon, tuduhan serupa juga diarahkan kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Ambon, Yopie Silanno.

Informasi yang disebarluaskan dinilai penyebaran informasi yang tidak akurat, mengingat ada mekanisme tindak lanjut hasil pemeriksaan yang telah di follow-up.

“Pemerintah Kota Ambon menilai, bahwa tindakan tersebut tidak hanya merugikan secara pribadi para pejabat yang disebutkan, tetapi juga berdampak luas terhadap institusi. Penyebaran informasi yang provokatif dan tidak akurat berpotensi menimbulkan kegaduhan publik, menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap proses pemerintahan, serta mengganggu stabilitas dan ketertiban di lingkungan birokrasi. Oleh karena itu, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan sebagai bagian dari kebebasan berekspresi, melainkan telah melampaui batas dan masuk dalam kategori perbuatan melawan hukum,” tambah Lekransy.

“Unsur kesengajaan dalam perbuatan ini tercermin dari aktivitas aktif memproduksi dan menyebarluaskan konten, melalui platform digital yang dapat diakses publik, yang pada akhirnya menimbulkan kerugian nyata terhadap reputasi pribadi, profesionalitas jabatan, dan kredibilitas Pemerintah Kota Ambon secara keseluruhan,” imbuh dia. .

Pemerintah Kota menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah penyampaian kritik, saran yang didasarkan pada fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, sebagai bukti rasa cintanya bagi kota ini, sekaligus bentuk kontrol sosial dalam konsep tata kelola pemerintahan yang demokratis, transparan, dan akuntabel.

Berikut, nama-nama Bakal Calo Sekretaris Daerah Kota Ambon (Sekkot), yang telah mendaftarkan diri; Apries B. Gaspersz, S.STP., M.Si; Roberd Sapulette, ST., MT; Steven Dominggus, S.IP., M.Si; dan Richard Luhukay, AP.

Keempat pejabat ini memiliki hak konstitusional dan administratif, untuk mengikuti proses seleksi secara adil, transparan, dan berbasis merit sistem, tanpa tekanan atau pengaruh dari pihak manapun. (/**)

Berita

Dankodaeral IX Terima Courtesy Call Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku

Ambon – beritasumbernews.com Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menerima Courtesy Call (CC) Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Adit Aditya Nugraha beserta staf di Lobby Mako Kodaeral IX, Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon, Maluku, Senin (20/4/2026).

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka membahas rencana kerja sama terkait kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang secara rutin diselenggarakan oleh Bank Indonesia guna menjaga kedaulatan mata uang rupiah hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil di Indonesia, khususnya di wilayah Maluku.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir mendampingi dari pihak Bank Indonesia, yakni Dicky R. Afriyanto selaku Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku, Izaac Wattimena dan Patimase Hanokh.

Komandan Kodaeral IX didampingi Ir Kodaeral lX, Asops Dankodaeral lX, Aster Dankodaeral lX, Komandan KRl Dorang dan Dandenma Kodaeral lX menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat Bank Indonesia tersebut.

Menurut Dankodaeral lX, kerja sama antara TNI Angkatan Laut khususnya Kodaeral lX dengan Bank Indonesia diharapkan dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam mendukung distribusi uang rupiah secara aman dan merata di wilayah kepulauan Maluku.

Melalui sinergi ini lanjutnya, diharapkan upaya menjaga stabilitas dan kedaulatan ekonomi nasional dapat semakin optimal, sekaligus memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan dan kepulauan terpencil. (**).

Berita

Klarifikasi soal WNA di Wilayah Operasional: Semua Lewat Pintu Resmi Imigrasi dan Kepabeanan

Ambon – beritasumbernews.com – Menanggapi pertanyaan soal keberadaan warga asing di wilayah operasional, ditegaskan bahwa setiap orang dari luar yang masuk ke suatu wilayah wajib melalui pintu-pintu resmi dengan memenuhi persyaratan administratif kepabeanan dan keimigrasian.

“Jadi kalau melihat ada orang asing berkeliaran, entah mereka mau bekerja, sebagai wisatawan, atau peneliti, keberadaan mereka harus dikonfirmasi secara resmi. Jangan dikonfirmasi berdasarkan penglihatan saja,” tegasnya.

Dengan konfirmasi resmi ke Imigrasi, akan didapat jawaban yang sah terkait status dan formasi keberadaan mereka.

Salampessy meminta publik tidak mengaitkan keberadaan WNA dengan isu “guru botak” atau lainnya.

“Kalau itu bagian dari investasi, pasti hubungannya dengan keimigrasian. Tidak serta-merta orang datang begitu saja tanpa izin,” jelasnya.

Jika sebagai wisatawan, mereka akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Jika peneliti, berkoordinasi dengan universitas. Jika tenaga kerja perusahaan, harus ada izin resmi.

“Tidak mungkin ada aktivitas investasi jalan tanpa izin. Berarti kita berasumsi izinnya sudah ada. Khusus untuk izin tenaga kerja, berarti perusahaan yang mengajukan. Pemilik perusahaan pasti urus izin operasionalnya dulu.”

Izin PT HAM Sudah Lengkap dari Pusat  Terkait PT HAM (Harmoni Alam Manusela), ditegaskan bahwa perizinan perusahaan sudah sangat lengkap.

“Izinnya sudah sangat lengkap karena itu kelengkapan resmi dari pusat,” ujarnya.

Ia menepis dugaan izin baru diurus 7 bulan dan belum keluar. “Sudah keluar. Perizinan perusahaan itu lengkap.”

Salampessy mengimbau masyarakat dan media tidak berspekulasi. Untuk memastikan status WNA atau izin perusahaan, konfirmasi ke Imigrasi, BKPM, atau instansi teknis terkait.  “Jangan berasumsi. Konfirmasi dulu supaya dapat data yang benar,”

Djalaludin juga mengatakan Poin Klarifikasi:

1. WNA masuk wilayah: Wajib lewat pintu resmi Imigrasi & Bea Cukai.

2. Status WNA: Harus cek resmi, bukan dari penglihatan. Bisa wisatawan, peneliti, TKA legal.

3. Investasi & TKA: Tidak jalan tanpa izin. Perusahaan urus izin dulu ke pusat.

4. PT HAM: Izin sudah lengkap dari pusat.

5. Imbauan: Konfirmasi ke Imigrasi/instansi resmi, jangan spekulasi.

Tutup Salampessy.

 

(Chey)

[instagram-feed]